Lewat Proyektor, Djoko Susilo Bantah Dakwaan TPPU

JAKARTA,SNOL Terdakwa dugaan korupsi pengadaan driving Simulator SIM dan Pencucian Uang, Djoko Susilo, membantah dakwaan pencucian uang yang disangkakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK.
Djoko menyampaikan bantahan itu dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kuningan, Jakarta Selatan Selasa (13/8). Sidang ini beragendakan  pemeriksaan terdakwa.
Dalam sidang ini, hampir seluruh dakwaan penuntut umum soal pencucian uang coba ditampik Djoko Susilo. Salah satu yang dibantah yakni, soal kepemilikian SPBU. Kata dia, aset-aset dan pendapatan yang dikantonginya sah dan sesuai prosedur. Bahkan, Djoko mengaku punya bukti-bukti kepemilikan aset beserta pendapatan di luar gajinya sebagai anggota Polisi.
“Berbeda dengan dakwaan. Adapaun perbedaan dengan dakwaan akan kami rinci disini,” kata Djoko Susilo saat memaparkan aset dan pendapatannya di hadapan Ketua Majelis Hakim, Suhartoyo.
Djoko gunakan layar proyektor untuk menjelaskan aset-aset serta pendapatannya. Salah satu pendapatan yang dijelaskan Djoko yakni dari bisnis jual-beli keris. Dari hasil bisnis jual-beli keris, Djoko memutar keuntungannya untuk menjalani bisnis lain. Bahkan keuntungan tersebut dipakai untuk menambah hartanya. Diantaranya seperti rumah dan mobil.
“2001 sampai 2002 keuntungan dari jual keris,” ucap Djoko menjelaskan salah satu pendapatannya.
“Ini tentunya kami dukung dengan bukti,” tandas Jenderal bintang dua itu terlihat mengenakan kemeja batik lurik dengan dasar warna hijau muda.
Saat ini, sidang telah berlangsung. Djoko terlihat tengah memaparkan asal-usul harta miliknya. Sebagian yang dipaparkan adalah harta-harta yang saat ini statusnya sudah disita oleh KPK.(ysa/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.