Kebangkitan Merritt “Si Pembesar Penis”

MOSKOW,SNOL LaShawn Merritt bangkit dari keterpurukan, pelecehan, dan perendahan diri yang diterimanya sepanjang dua tahun terakhir. Pelari Amerika Serikat tersebut dengan perkasa menjadi juara dunia nomor lari 400 meter dalam lanjutan kejuaraan dunia Atletik 2013 di Stadion  Luzhniki, Moskow, Rabu (14/8).
Berada di lintasan enam, Merritt mencatat waktu terbaik 43,74 detik untuk merebut emas. Dia mampu dengan telak mengalahkan kompatriotnya Tony McQuay yang menjadi runner up dengan catatan cuma 44,40 detik. Pelari Republik Dominika Luguel”n Santos finis di peringkat ketiga dengan 44,52 detik.
“Saya sangat lapar. Mungkin sayalah pelari terlapar di lintasan. Lama sekali saya berada di level tertinggi dalam berlari,” seperti dilansir Merritt kepada Associated Press.
Gelar juara dunia 400 meter itu adalah yang kedua kalinya bagi Merritt. Pelari berusia 27 tahun itu juga menjadi juara dunia 400 meter pada kejuaraan dunia 2009 di Berlin. Sebelumnya, Merritt meraih prestasi hebat dengan memboyong medali emas Olimpiade Beijing 2008.
Setelah berprestasi dahsyat pada dua ajang tertinggi dunia itu, Merritt mengalami fase terburuk dalam hidupnya. Pada 22 April 2010, pelari kelahiran Portsmouth, Virginia tersebut gagal melewati tiga kali tes doping.
Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata Merritt saat itu mengonsumsi produk pembesar penis, ExtenZe. Merritt mengaku tidak membaca daftar komposisi bahwa obat itu mengandung zat yang haram dikonsumsi atlet, Dehydroepiandrosterone.
Nasi telah menjadi bubur. Merritt dihukum dua tahun atas kebodohannya itu. Lalu muncul-lah pelecehan itu. Dengan nada merendahkan, publik AS menjuluki pahlawannya itu “Si Pembesar Penis”.
“Saya melakukan kesalahan tolol dan tidak dewasa. Saya egois. Setiap hukuman yang saya terima tidak mengalahkan rasa malu dan pelecehan yang terus saya terima,” keluh Merritt kepada BBC. Belakangan, hukuman Merritt dipangkas menjadi 21 bulan saja.
Dan sekarang, Merrit kembali bangkit dan melupakan keterpurukannya. Prestasi itu makin lengkap karena sang juara bertahan dan peraih emas Olimpiade London 2012 Kirani James cuma finis di posisi ketujuh. (nur/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.