Pilkada Jangan Jadi Ajang Saling Hujat

TANGERANG,SNOL Memasuki tahapan kampanye Pilkada, Walikota Tangerang Wahidin Halim berpesan agar para peserta tidak saling menghujat.
Terlebih sudah hampir sepuluh tahun, masyarakat Kota Tangerang berhasil menjaga keamanan dan kemaslahatan dengan sinergitas semua pihak, mulai dari muspida, tokoh pemuda dan masyarakat.
”Jangan kotori Kota Tangerang dengan kepentingan-kepentingan politik tertentu,” jelasnya memberi amanat ketika menjadi inspektur upacara peringatan detik-detik HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 di Alun-alun Ahmad Yani, Sabtu (17/8) pagi.
Hadir dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut, seluruh muspida, tokoh masyarakat TNI, Polri, pemuda dan pelajar.
Wahidin juga juga meminta agar keamanan Kota Tangerang tidak dikorbankan untuk memenangkan pemilukada.”Oleh karena itu, saya berharap (kandidat) harus bisa saling menjaga dan menghormati serta saling toleransi,” jelasnya.
Dia juga mengaku memahami resikonya selama ini menjadi seorang Walikota, termasuk apabila ada yang tidak menyukai, bahkan ataupun menghujat dirinya.
”Biarlah, saya anggap itu energi dan suplemen,” terang Wahidin yang akan menjadi kali terakhir dirinya sebagai inspektur upacara pada HUT Kemerdekaan RI kemarin.
Wahidin menyampaikan permohonan maafnya, kepada pihak yang merasa kurang puas akan kepemimpinannya selama ini.
“Saya sadar, saya tidak mungkin akan dapat menyenangkan semua pihak, untuk itu saya mohon maaf,” jelasnya.
Selama menjabat sebagai walikota, dirinya tidak perah absen hadir sebagai pembina upacara. ”Sepuluh kali saya menjadi inspektur upacara, alhamdulillah saya tidak pernah tidak hadir. Demikian halnya saat sidang paripurna, dari ratusan sidang paripurna, hanya tiga kali saya tidak datang,” klaimnya. (made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.