Setya Novanto: Tidak Ada Yang Lain, Sama Seperti Dulu

JAKARTA,SNOL Selama hampir empat jam Bendahara Umum (Bendum) Partai Golongan Karya, Setya Novanto digarap penyidik KPK sebagai saksi terkait perkara korupsi PON Riau.
“Tidak ada yang lain, sama seperti yang dulu dan seperti yang disampaikan di bawah sumpah di Pengadilan Lukman Abbas,” kata Setya Novanto di usai diperiksan di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (19/8).
Setya Novanto keluar dari ruang pemeriksaan KPK sekitar pukul 14.00 WIB tadi. Setelah memberikan keterangan pendek itu, dia lalu pergi meninggalkan markas Abraham Samad Cs tersebut.
Sementara pengacara Partai Golongan Karya, Rudi Alfonso menerangkan kliennnya diperiksa karena sebelumnya juga menjadi saksi bagi mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, Lukman Abbas.
“Perkara RZ adalah kelanjutan dari perkara Lukman Abbas. Maka biasanya saksi-saksi Lukman Abbas secara otomatis menjadi saksi RZ juga,” kata dia.
Rudi menegaskan, kliennya tidak pernah membahas tentang anggaran PON Riau. “Tidak ada hal baru yang ditanyakan selain pengulangan pertanyaan yang sama ketika menjadi saksi untuk Lukman Abbas,” ujar Rudi.
Rusli diduga menerima suap yang diberikan konsorsium pembangunan stadion lapangan menembak, PT Adhi Karya sebesar Rp500 juta. Rusli juga diduga menyuap anggota DPRD Provinsi Riau guna memuluskan pembahasan Perda Nomor 6 Tahun 2010 terkait pembangunan venue lapangan tembak PON XVII tahun 2012 di Riau.
Rusli Zainal turut dijerat kasus korupsi soal izin pemanfaatan hutan Pelalawan, Riau, 2001-2006. Kasus ini berawal dari kasus kehutanan Pelalawan yaitu pada dispensasi Rencana Kerja Tahunan (RKT) kepada 12 perusahaan di Riau.
Sebelum Rusli ditetapkan sebagai tersangka, Setya Novanto memang pernah diperiksa terkait kasus dugaan suap PON Riau dengan terdakwa Lukman Abbas. Lukman Abbas sendiri sudah divonis bersalah dan saat ini berstatus terpidana.(rus/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.