KPU Lebak Tetapkan Iti Jayabaya Pemenang Pilkada

LEBAK, SNOL Pasangan nomor urut 3, Iti Octavia Jayabaya – Ade Sumardi (IDE) ditetapkan sebagai bupati/wakil bupati terpilih oleh KPU Kabupaten Lebak.
Pasangan tersebut diusung gabungan partai politik (parpol) PDIP, Partai Demokrat, PKS, PKB, PPP, Partai Gerindra, PKNU, Partai Hanura dan PPD.
Penetapan pasangan IDE sebagai pemenang Pemilukada yang digelar 31 Agustus lalu dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) KPU Lebak Nomor 43/Kpts/KPU.Kab/015.436415/IX/2013.
Pantauan Satelit News Minggu (8/9) rapat pleno dimulai sekitar pukul 13.30 dan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB. Acara itu dihadiri oleh lima komisioner KPU Lebak, anggota PPK dari 28 se-Kabupaten Lebak, unsur Muspida, anggota DPRD Lebak, para saksi dari ketiga pasangan calon, para pengurus parpol dan tokoh masyarakat. Rapat pleno tersebut tidak dihadiri satu orangpun pasangan calon.
Pada saat pembacaan pleno pertama perolehan suara yang dibacakan oleh anggota PPK Cilograng, saksi pasangan nomor urut 2 (Amir Hamzah – Kasmin (HAK) yakni Iman Sampurna sempat mengajukan interupsi kepada pimpinan sidang yang langsung dipimpin Ketua KPU Lebak (Agus Sutisna).
Iman meminta KPU untuk mengeluarkan orang-orang yang berada di dalam ruangan yang tidak memiliki kepentingan, terutama yang tidak diundang oleh KPU, karena telah mengganggu jalannya pleno lantaran gaduh.
Interupsi tersebut sempat membuat salah seorang pendukung pasangan IDE yang duduk di kursi bagian tengah emosi. Namun, insiden tersebut tidak berlangsung lama, karena KPU melarang para undangan yang gaduh.
Pleno rekapitulasi suara kemudian dipimpin oleh Ketua Pokja Penghitungan Suara KPU Lebak, Ela Widasari dengan menyuruh masing-masing Ketua PPK di 28 kecamatan untuk membacakan hasil perolehan suara dari ketiga pasangan calon.
Dalam rekapitulasi suara tersebut, pasangan IDE memperoleh suara sebanyak 407.156 suara (62,37 persen) disusul pasangan HAK dengan memperoleh 226.440 suara (34,69) persen dan di posisi buncit ditempati pasangan independen yakni Pepep Faisaludin – Aang Rasidi (Panglima) dengan memperoleh 19.163 suara (2,94 persen).
“Dengan perolehan suara tersebut, maka kami tetapkan pasangan IDE sebagai bupati dan wakil bupati terpilih periode 2013 – 2018,” kata Sekretaris KPU Lebak, Maman Budiman, yang membacakan pleno.
Saksi pasangan HAK yakni Iman Sampurna tidak mau menandatangani berita acara rekapitulasi.
“Kami tidak akan menandatangani berita acara ini, karena kami menilai Pemilukada Lebak dicurangi oleh pasangan calon tertentu. Kami akan menggugatnya ke MK (Mahkamah Konstitusi-red),” ujar Iman.
Ketua KPU Lebak Agus Sutisna menyatakan keberatan dari salah satu saksi pasangan calon tidak mempengaruhi pleno rekapitulasi dan penetapan pasangan terpilih.
“Kami mempersilahkan bagi para pasangan calon yang tidak puas untuk menggugatnya ke MK, kami memberikan tenggat waktu tiga hari yakni tanggal 9 – 11 September 2013,” kata Agus.
Partisipasi pemilih pada Pemilukada Lebak tahun 2013 ini sebesar 74,60 persen. Ada peningkatan dari Pemilukada tahun 2008 silam yang hanya sebesar 70 persen.
“Suara yang sah pada Pemilukada 2013 ini sebanyak 652.759 dan tidak sah sebanyak 14.450. Sementara jumlah DPT (daftar pemilih tetap-red) sebanyak 894.338 jiwa,” tukasnya.(ahmadi/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.