KPK Inginnya Cepat Tangani Century Tapi…

JAKARTA,SNOL KPK membantah anggapan penanganan kasus Century hingga menetapkan Budi Mulya dan Siti Fadjriah sebagai tersangka, sebagai upaya untuk memenuhi janji komisioner KPK saat mencalonkan dulu.
“Jelas tidak itu. Menetapkan seseorang menjadi tersangka itu bukan karena untuk memenuhi janji seseorang. Siapapun orang itu,” ujar Jurubicara KPK Johan Budi kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (10/9).
Johan tidak menyangkal proses penyelidikan Century bergulir sedikit lebih lama daripada kasus lainnya. Terkait kendala apa dalam menyelesaikan kasus ini, Johan sendiri mengaku tidak tahu karena ia tidak di “feeding” terkait materi penyelidikan.
Diketahui, tim penyidik KPK sudah memulai penyelidikan century ini semenjak tahun 2009 lalu, yang kemudian menetapkan Budi Mulya dan Siti Fadjriah sebagai tersangka sejak November 2012 lalu. Sampai saat ini, KPK telah memeriksa lebih dari 30 saksi untuk Budi Mulya. Namun anehnya sejak ditetapkan sebagai tersangka keduanya belum pernah diperiksa KPK.
“Saya kan tidak tahu materi yang dibutuhkan tim penyidik KPK. Bisa saja kasus ini memang memerlukan banyak banget informasi yang perlu dikumpulak penyidik, sehingga pemeriksaan terhadap saksi ataupun tersangka memerlukan waktu yang lama,” jelas Johan.
Menurutnya, speed up yang dilakukan KPK dalam menangani kasus century ini sangatlah terlihat melalui pemanggilan para saksi yang dilakukan setiap hari.
“(KPK) ingin cepat (menyelesaikan kasus Century), tapi kan tidak asal-asalan. Kami memahami kalau proses Century ini agak lama. Pemberantasan korupsi ini memerlukan semangat kesabaran yang harus dipelihara terus menerus,” jelas Johan yang pernah lama menekuni dunia jurnalistik.[dem]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.