Pelayanan KTP dan KK Masih Lemot

TIGARAKSA,SNOL  Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang menilai sistem pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) masil lemot. Pihaknya meminta Bupati Tangerang membenahi sistem tersebut. Sejumlah laporan lambannya proses pembuatan kartu identitas kerap kali diterima anggota dewan.
“Bupati harus segera membenahi dan mencari solusi pelayanan pembuatan KTP dan KK dari tingkat Desa, ke kecamatan dan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Sebab sejauh ini sistem pelayanannya kami nilai belum optimal,” kata Sapri Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang.
Pelayanan tersebut memang pernah mendapat sorotan serius. Sebab proses pembuatan KTP dan KK masih memakan waktu lebih dari 2 bulan. “Setelah kami cek di lapangan memang ada keterlambatan mulai dari penyerahan berkas dari desa ke kecamatan dan ke Disdukcapil,” kata Sapri.
Dalam proses tersebut memakan biaya dan waktu yang sangat besar. Terlebih bagi kecamatan yang jauh dari pusat pemerintahan, seperti Solear, Kosambi, Teluknaga dan lainnya.
Sapri menyarankan agar bupati bisa membangun sistem koordinasi yang baik dengan menghubungkan desa/kelurahan, kecamatan dan Disdukcapil.
Kepala Disdukcapil, Ena Karlina mengatakan, pihaknya memang sering menerima laporan adanya keterlambatan. Sebab memang membutuhkan proses panjang mulai dari desa/kelurahan ke kecamatan hingga ke Disdukcapil. “Kami berupaya sebaik mungkin,” tukasnya.
Kasi Data Disdukcapil, Oong Sugiartono menjelaskan, proses kepengurusan KTP atau KK di Disdukcapil paling lambat 22 hari. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.