Staf Khusus Presiden: Bila Perlu Harisson Ford Dideportasi Saja

HorizonSNOL. Kalangan Istana menyesalkan arogansi yang diperlihatkan aktor gaek dari Amerika Serikat, Harrison Ford, yang sedang berada di Indonesia untuk pengambilan gambar sebuah film dokumenter berjudul Years Living in Dangerous. Film dokumenter bertema lingkungan hidup itu sedang kejar tayang dan direncanakan mulai diputar April tahun depan.
Arogansi diperlihatkan Harrison Ford ketika mewawancarai Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan (Senin, 9/9). Si aktor pemeran Indiana Jones itu bahkan sempat menaiki meja di ruang tunggu dan melompat-lompat di atasnya.
Aksi ini terekam CCTV di Kantor Kementerian Kehutanan.
“Hal itu mungkin di negaranya pun tidak diperkenankan, apalagi di kantor resmi negara,” ujar Staf Khusus Presiden Andi Arief.
“Tidak ada hak istimewa meski ia aktor hebat. Crew dan penghubungnya di Indonesia harus dimintai keterangan apa motifnya melecehkan kantor resmi negara. Bila perlu dideportasi,” ujar Andi Arief lagi.
Nah, karena meragukan etika Harrison Ford, Zulkifli Hasan kepada media usai wawancara dengan Harrison Ford mengatakan dirinya tidak mau Harrison Ford menemui Presiden SBY.
“Dia (Harrison Ford) emosinya tinggi,” begitu kata Zulkifli Hasan yang juga besan pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. (dem/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.