Jokowi ‘Digantung’, Megawati Dinilai Masih Ngarep Jadi Capres

SNOL. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dinilai masih punya hasrat kembali maju untuk yang ketiga kali pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Itulah salah satu alasan kenapa akhirnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tidak memutuskan siapa calon presiden yang akan diusung.
Padahal, sejumlah kader PDIP sudah banyak mendukung agar Joko Widodo diputuskan sebagai capres. Mengingat, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta itu paling moncer.
“Kenapa belum diumumkan, karena juga ada faktor Mega. Kita jangan membaca secara linier bahwa kandidat calon presiden itu Jokowi,” ujar pengamat politik Gun Gun Heryanto kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.
Menurut Gun Gun, PDIP belum juga memutuskan siapa capres karena masih membaca secara cermat pergerakan suara PDIP pada Pemilihan Legislatif 2014. Apakah peningkatan suara terus positif, seperti ditunjukkan sejumlah lembaga survei dan bisa meraih suara 27 persen suara nasional, seperti ditargetkan partai tersebut.
Kalau target tercapai, PDIP tentu percaya diri untuk memenangi kontestasi. “Sehingga kalau mereka bisa menghasilkan target ideal perolehan suara mereka, belum tentu Bu Mega tidak maju,” jelas Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute ini.
Faktor lain, kenapa belum diputuskan siapa capres, adalah terkait Jokowi. Apakah Jokowi mau mengambil risiko di antara pilihan yang memang dilematis. Di satu sisi, ada tuntutan untuk menyelesaikan tugas di DKI selama lima tahun. Tapi di sisi lain, ada harapan publik agar Jokowi maju di 2014.
“Proses-proses seperti ini menjadi faktor pengubah apakah Jokowi jadi dimajukan atau tidak. Tapi saya lihat dinamika setelah Rakernas, terutama setelah Jokowi diberi panggung, Jokowi semakin diintensifkan mendapat panggung di khalayak,” ungkapnya.
Karena itu menurut Gun Gun, PDIP akan menentukan capres setelah pileg April mendatang. “Saya membaca ada potensi setelah pemilihan legislatif. Meskipun banyak orang menyebut diumumkan pada ulang tahun PDIP, Februari,” tandasnya. (zul/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.