Aniaya Siswa, Guru SD di Pandeglang Dipolisikan

PANDEGLANG,SNOL Siswa Kelas VI SDN Juhut 6 di Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang, Jari (12) di dampingi orangtuanya melaporkan gurunya berinisal Br, ke Polres Pandeglang.

Guru Br diduga melakukan penganiayaan terhadap Jari, Rabu (11/9) lalu sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa tersebut bermula pada jam istirahat, Jari melihat guru Br mengajar di Kelas IV SDN Juhut 6. Tanpa alasan yang jelas, Br menendang pintu kelas hingga mengakibatkan Jari terbentur ke kusen pintu tersebut sampai berdarah.
Jari mengalami luka memar dibagian pelipis mata sebelah kanan dan luka-luka dibagian kepala sebelah kiri. Dia kemudian dibawa ke Puskesmas di wilayah setempat oleh keluarganya untuk mendapatkan pertolongan pertama medis dan luka di bagian kepalanya dijahit.
Setelah itu, keluarga Jari membawanya ke RSUD Berkah Pandeglang untuk melakukan visum.
“Saat itu, saya hendak ke kamar mandi, lalu melihat ke Kelas IV melalui pintu kelas untuk mendengarkan pelajaran yang disampaikan guru Br. Tiba-tiba guru Br nendang pintu hingga membuat saya luka,” kata Jari di Mapolres Pandeglang, kemarin.
Jari tidak tidak menyangka, guru Br melakukan tindakan tersebut. “Saya tidak ngapa-ngapain, saya juga tidak menganggu pelajaran. Memang di ruang kelas IV itu ada adiknya Amin,” ujarnya.
Arif, Orangtua Jari menyayangkan tindakan yang dilakukan guru Br.”Kami keberatan perbuatan yang dilakukan guru Br terhadap anak saya. Tindakan guru Br sangat tidak pantas. Dan hasil visum anak saya sudah disampaikan ke pihak kepolisian,” kata Arif.
Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Pandeglang, Iptu Adil Pasaribu mengatakan, pihaknya akan mendalami laporan korban Jari dengan memeriksa saksi-saksi dan memanggil guru Br.
“Jika terbukti bersalah, pelaku bisa dijerat pasal 80 Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” tandasnya. (mardiana/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.