Pengacara Rudi Rubiandini Salahkan Deputi SKK Migas

JAKARTA,SNOL Proses tender di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sepenuhnya dilakukan panitia yang kerjanya di bawah Kedeputian.
Mantan ‎Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini sama sekali tak mengetahui proses tender yang ditengarai sarat permainan itu.
Begitu dikatakan pengacara Rudi Rubiandini, Rusdy Akib saat dijumpai di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (1/10).
“Kalau di zaman dia (RR), tender itu dikembalikan pada Deputi. Dulu kan tender ada di bawah BP Migas. Organisasi itu (BP Migas) dikembalikan lagi ke Deputi Organisasi sejak Februari lalu,” kata dia.
Kendati begitu, dia tak menampik jika kliennya juga menerima laporan terkait pemenang tender dari panitia tender. “Pemenangnya kan (Ditentukan) panitia tender. Panitia lelang ada di bawah Deputi, itu ada panitia,” kata dia.‎
Oleh karenanya, dia menegaskan bahwa kliennya sama sekali tak terlibat dalam perkara yang saat ini disangkakan. “Kecuali ada yang merugikan negara baru (ke Rudi),” terangnya kecewa.
Saat dikonfirmasi apakah Rudi turut terlibat dalam permainan atur mengatur tender saat masih menjabat deputi BPH Migas, Rusydi mengaku tak tahu. Yang jelas, kata dia, kliennya sempat menjalani operasi saat ada tender di BPH Migas pada 2010.
“Saya belum tahu. Nanti saya tanyakan,” demikian Rusdy.
Sebelumnya, Kepala Divisi Komersialiasi Gas bidang Pengendalian Komersil SKK Migas nonaktif, Popi Ahmad Nafis mengaku ada permainan atur mengatur tender saat SKK Migas masih bernama BPH Migas. Pengaturan sempat diminta Trafigura, yang kala itu menjadi salah satu peserta tender. Menurut Popi, Trafigura merupakan saingan PT Kernel Oil Pte Ltd (KOPL), sejak zaman BPH Migas. Mereka bersaing dalam lelang minyak mentah dan kondensat.
Popi menjelaskan, pada proses tender tahun 2011, kedua perusahaan gagal menjadi pemenang. Bahkan, saat tender tersebut, Trafigura pernah berupaya meminta dimenangkan. “Waktu itu, September 2011, hari Jumat ada pembukaan tender Belanak di Natuna Selatan, hari senennya pembukaan tender di Duri, Riau, hari kamis sore, Pak Y (inisial) datang ketemu saya, dia bilang Pak Popi saya sudah bilang ke pak kepala, besok tolong diatur. Dia bilang tolong pihak Trafigura dimenangkan, diatur,” sebutnya.(rus/snol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.