SBY Kerahkan Kepolisian “Cari” Bunda Putri

JAKARTA,SNOL Keberadaan dan sosok Bunda Putri hingga kini masih misterius. Namun, muncul foto perempuan yang disebut-sebut sebagai Bunda Putri bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam.
Foto tersebut telah tersebar luas di dunia maya. Menanggapi keberadaan foto tersebut, Dipo bersikeras membantah mengenal perempuan yang berfoto dengannya tersebut.
Foto Dipo bersama Bunda Putri tersebut memang tampak seperti foto bersama yang lantas di-cropped dan difokuskan pada kedua orang tersebut. “Apa itu foto asli atau photoshop, nggak penting bagi saya. Saya nggak care. Yang jelas saya tidak tahu dan tidak kenal dengan Bunda Putri. Itu sudah saya jelaskan di twiiter saya maupun di situs Setkab,”tegas Dipo saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Sabtu (12/10).
Dipo menuturkan, foto tersebut kemungkinan besar diambil dalam sebuah acara. Dia juga mengatakan bahwa perempuan yang disebut Bunda Putri itu mungkin berniat foto bareng dengan dirinya. Hal tersebut cukup wajar, karena dirinya adalah pejabat publik. Karena itu, dia tidak memungkiri jika foto tersebut bisa jadi bukan hasil rekayasa.
“Barangkali dia pernah datang ke suatu acara dengan pak Sudi (mensesneg) atau saya atau Presiden seperti acara di Kalimantan katanya. Dia motret rame-rame terus di-crop sendiri dengan saya atau juga dalam event lain. Sebagai pejabat public, saya nggak bisa nolak ada orang mau motret sering kayak begitu lah,”tuturnya.
Ketika ditanya apakah Dipo pernah melihat foto tersebut sebelumnya, dia mengatakan tidak. Dia mengaku baru pertama kali
mengetahui foto tersebut. Bahkan, Dipo merasa foto tersebut sempat direkayasa. “Edisi fotonya (yang beredar di media) pagi sama siang beda. Jadi kelihatan itu waktu siang udah makin dirapetkan (posisi Dipo dengan Bunda Putri), sebelumnya tidak seperti yang saya lihat,”ujarnya.
Dipo pun mengungkapkan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan Bunda Putri. Apalagi menyangkut kasus suap kuota impor daging sapi yang melibatkan Mantan Presiden PSK Luthfi Hasan Ishaq. Dia hanya mengetahui dari keterangan Mentan Suswono bahwa Bunda Putri adalah istri Dirjen Holtikultura Kementan. “Kalau soal masalah kuota impor sapi segala macem itu di luar posisi saya. Jadi saya tidak kenal. Kata Mentan Suswono entah itu katanya istri Dirjen Holtikultura dan pasti
yang paling tahu ya mereka-mereka (Politikus PKS). Kayak Presiden, saya, Pak Sudi, Sespri, kita nggak tahu siapa dia,”ungkapnya.
Menyoal upaya Presiden SBY untuk mencari informasi dan data terkait Bunda Putri, Dipo mengakui hal tersebut tengah dilakukan. Bahkan, dia tidak memungkiri jika SBY mengerahkan pihak kepolisian dan intelijen untuk menelusuri keberadaan dan identitas Bunda Putri. “Ya saya tahu kayak begitu. Dan memang itu wajar lah kalau sampai dikait-kaitkan dengan Presiden, kita pengen tahu siapa,”jelas Dipo.
Sementara itu, Kapolri Timur Pradopo masih enggan berterus terang terkait instruksi Presiden SBY untuk mencari informasi tentang Bunda Putri. Dia hanya mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran terhadap yang bersangkutan. “Apabila itu menyagnkut Presiden, ya kita tunggu ya. Ini kan kaitannya dengan KPK jadi ya kita Bantu (mencari Bunda Putri),”ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.
Pada kesempatan yang sama, Mentan Suswono tampaknya gerah dengan segala pemberitaan Bunda Putri yang mengarah pada kementriannya. Dia mengakui bahwa Bunda Putri adalah istri pejabat di lingkungan kementriannya. Dia juga menyatakan siap memberikan sanksi jika bawahannya terbukti terlibat dalam kasus suap tersebut.
“Kita lihat aja. Intinya asal ada kesalahan pasti ada sanksi. Pasti itu. Masa kita menghukum orang kalau belum lihat kesalahannya,”ujar Suswono ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.
Ketika ditanya apakah informasi yang diberikan kepada Mensesneg Sudi Silalahi, Suswono memilih bungkam. Dia justru meradang saat wartawan terus mengajukan pertanyaan terkait informasi Bunda Putri tersebut. Dia juga dengan tegas membantah mengenal Bunda Putri. “Saya nggak tahu,”katanya. (ken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.