Sungai Ciujung Dibiarkan Tercemar Limbah

SERANG,SNOL–Entah apa yang dipikirkan pihak perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) di Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang. Tujuh rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang disampaikan 29 April 2013 lalu, hingga kini belum dilaksanakan.
Salah satu rekomendasinya adalah PT IKPP diwajibkan membuat lagon atau tempat pembuangan limbah di wilayah setempat. Akibat lagon belum dibuat, perusahaan yang memproduksi kertas itu membuang limbah ke sungai Ciujung hingga melakukan pencemaran sungai. Limbah yang dibuang sebanyak 38.000 kubik perhari.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Soleh mengatakan, tingkat pecemaran sungai yang dilakukan PT IKPP sudah membahayakan masyarakat. Termasuk lahan pertanian.
“Anehnya, ketika kami melakukan kunjungan lapangan, pihak perusahaan PT IKPP malah meminta perpanjangan waktu pelaksanaan tujuh rekomendasi dari KLH dari semula 29 September-31 Desember 2013, menjadi 31 Desember-Februari 2014. Ini tidak masuk diakal,” kata Soleh di Serang, kemarin.
Soleh menilai, permintaan perpanjangan waktu pelaksanaan rekomendasi KHL, sudah menjadi bukti PT IKPP tidak memiliki niatan untuk membangun lagon. “Kalau sudah seperti itu, buat apa pemerintah mempertahankan PT IKPP. Cabut saja izin operasionalnya,” ujarnya.
Perwakilan perusahaan PT IKPP, Ida Indriyani mengatakan, terlembatan pelaksanaan rekomendasi tersebut dikarenakan terlambatnya penerimaan rekomendasi dari KHL. “Kami baru menerima rekomendasi awal Juni 2013. Kami sudah berkomitmen akan menyelesaikan seluruh rekomendasi, namun butuh waktu,” kilahnya. (arif/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.