Baliho Raksasa ‘Giant’ Tumbang

Timpa Empat Motor
PAMULANG,SNOL Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekitar pukul 11.30 siang kemarin (29/10). Baliho selebar 10 me­ter dan setinggi 15 meter serta puluhan pohon besar di Se­panjang Jalan Siliwangi Ke­camatan Pamulang, tumbang berserakan di pinggir jalan.
Warga Pamulang dan seki­tarnya harap-harap cemas me­lihat cuaca ekstrim di siang hari. Mereka lebih memilih berteduh dibandingkan melan­jutkan perjalanan. Seperti ter­lihat di Pamulang Squere. Pengunjung lebih memilih untuk menunda kepulangan mereka dan berteduh.
Disaat sedang santah bert­eduh tersebut tiba-tiba, braaak!! Suara kencang serta getaran ta­nah seperti gempa amat terasa di depan pusat perbelanjaan itu. Sontak, teriakan histeris pengunjung mal menggema saat terdengar bunyi dentuman yang sangat kencang tersebut. Apa yang terjadi?
Ternyata, papan baliho rak­sasa bertuliskan ’Giant Ekstra’ selebar 10 meter dan tinggi 15 meter di depan mall ambruk hingga menutup akses keluar pusat perbelanjaan tersebut. Hujan lebat disertai kencang­nya angin itu ternyata mampu mengangkat dan menumbang­kan baliho dari pondasinya.
”Hujan sangat lebat, angin­nya juga sangat kencang. Ke­jadiannya sekitar jam 12 siang terdengar suara seperti benda jatuh dibarengi getaran hebat. Semua pada panik,” ujar Ma­man (45), salah seorang pe­kerja di pusat perbelanjaan itu.
Empat unit motor milik salah satu restoran fastfood yang diparkir di dekat baliho itupun hancur tertimpa papan baliho.
Manager KFC Pamulang Square, Afendi mengatakan, ada dua motor yang rusak parah tertimpa papan baliho. “Kerugian diperkirakan Rp5-6 juta untuk service. Nanti kami akan upayakan minta ganti rugi ke managemen mal dan pihak Giant nya,” tuturnya.
Tak hanya reklame raksasa milik Giant saja yang tum­bang, sekitar 500 meter dari lokasi itu ada pula sebuah bengkel yang hancur tertimpa pohon besar yang ada di samp­ing bengkel tersebut.
Pemilik bengkel, Susilo (35), menuturkan dinding samping hingga atap bengkel berukuran 3×4 meter miliknya hancur. ”Untung saya lagi di warung sebelah bengkel. Ka­lau tidak, saya juga pasti ikut tertimpa pohon itu,” ujarnya.
BMKG : Waspada Hujan
Kepala BMKG Wilayah II Ciputat Subardjo mengatakan, musim hujan ditahun ini akan lama intensitas waktunya. ”Ja­rak musim hujan tahun ini akan lama hingga tahun depan. Ban­jir diperkirakan akan kembali terjadi,” tuturnya. Curah hujan pun diperkirakan akan semakin meningkat, dengan intensitas yang cukup tingggi. (pramita/ jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.