Diduga Joki, Dua Peserta Tes Diusir

MOJOKERTO,SNOL Sekitar 5.000 peserta rekrutmen CPNS jalur umum di Pemkot Mojokerto menjalani tes, Minggu (3/11). Mereka memperebutkan 150 kursi yang disediakan dalam formasi. Selain itu, 236 tenaga honorer kategori dua (K2) juga mengikuti tes.
Pelaksanaan tes tersebut sempat diwarnai aksi pengusiran peserta yang dicurigai sebagai joki oleh pengawas ruangan. Setidaknya, ada dua peserta yang ditolak mengikuti ujian tulis. Saat itu mereka mengaku kehilangan kartu ujian saat hendak masuk ruang ujian.
“SOP-nya (standard operating procedure) memang begitu. Yang boleh masuk ke ruang ujian adalah yang memiliki kartu ujian. Saya khawatir mereka joki. Jadi, kita secara tegas menolak mereka masuk ruang ujian,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto Novi Rahardjo kemarin.
Panitia seleksi (pansel) tidak mau menoleransi persoalan itu, kecuali mereka lapor atas kehilangan kartu ujian. Sebab, ada juga peserta yang benar-benar kehilangan kartu tes. Namun, setelah melapor ke polisi dan menunjukkan surat kehilangan, peserta itu diizinkan mengikuti tes CPNS.
Tetapi, dua orang yang mengaku kehilangan kartu ujian tersebut datang tanpa menunjukkan surat kehilangan. “Segala bentuk perjokian tak bisa dimaafkan. Kami antisipasi betul segala modus yang digunakan,” tutur Novi.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Mojokerto Abdul Gani Suhartono juga menyempatkan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat. Salah satunya SMPN 5, lokasi ujian tulis CPNS untuk tenaga honorer K2.
Gani menjamin tidak ada kecurangan dalam tes CPNS tahun ini. “Dari sidak di beberapa ruangan, sudah kami cocokkan identitas kartu peserta dengan mereka yang hadir. Jadi, dipastikan tidak ada praktik joki,” katanya.
Selain meninjau seleksi tenaga honorer K2, Gani melakukan sidak peserta tes jalur umum di SMAN 3 dan SDN Balongsari 1 Kota Mojokerto. Dia menjumpai sekitar 30 persen peserta tes CPNS yang absen atau mengundurkan diri. Namun, ujian CPNS di Kota Mojokerto secara keseluruhan berjalan tertib dan lancar. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.