Satpam Ruko Galaxy Didor Karena Tolak Perintah Brimob

F-POLICE LINE-JPNNJAKARTA,SNOL Anggota Brimob Kelapa Dua Depok, Brigadir Satu Wawan yang menembak Bachrudin, satpam Ruko Blok L Galaxy, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (5/11) sudah ditahan di Polres Jakarta Barat sejak tadi malam.

Polisi sudah memeriksa empat saksi dan mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api revolver, satu proyektil dan dua peluru.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menyatakan bahwa Wawan memang sejak 2009 dipercayakan oleh koordinator satpam setempat untuk menjadi pembina dan mengawasi sekurity di kawasan tersebut.

Ia menceritakan, awalnya tadi malam Wawan melintas di tempat Bachrudin berjaga. Namun, saat itu Wawan tak melihat korban tengah berjaga. Kemudian, tak lama datang Bachrudin.

Setelah ditanya Wawan, Bachrudin mengaku baru usai dari kamar kecil. “Disitu (Bachrudin) dimarahi, kemudian disuruh push up,” kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/11).

Namun, karena merasa tak bersalah, Bachrudin menolak “perintah” Wawan. Lantas, kata Rikwanto, muncullah amarah Wawan karena penolakan itu.

“Sambil ngomel pelaku kemudian mencabut senjata untuk menakuti korban. Dalam prosesnya senjata meletus kena dada kiri korban dan tembus. Korban pun meninggal,” ujarnya.

Pelaku kemudian panik. Ia langsung kembali menuju Markas Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, menggunakan sepeda motor. Di sana, kata Rikwanto, Wawan menceritakan segala kejadian yang baru dilakukannya. “Dia mengakui perbuatannya dan menyerahkan diri ke Markas Brimob,” ujarnya.

Kemudian, Polres Jakbar diberitahui jika Wawan sudah berada di Mako Brimob. Lantas, Polres Jakbar meminta supaya Wawan menjalani pemeriksaan. “Pukul 23.00 tadi malam, (Wawan) diserahkan ke penyidik Polres Jakarta Barat,” kata Rikwanto. (boy/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.