2 Ton Daging Babi Disita Dari Pengemudi Bus

SERANG,SNOL Kendaraan operasional Polisi Kehutanan Banten, bisanya pelan ketika melintas di ruas jalan tol Merek-Tangerang. Namun sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (5/11), pengemudi kendaraan operasional tersebut melaju dengan kecapatan tinggi.
Rupanya, pengemudi yang dibantu oleh Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Banten ini sedang melakukan pengejaran terhadap pengendara bus Laju Prima bernomor polisi B 7272 XA di rest area kilometer 68 Tol Merak-Tangerang.
Bus tersebut diduga membawa 2 ton daging babi celeng yang disimpan dalam karung. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengeledahanhingga menyita kurang lebih 14 karung yang berisi daging babi tersebut.
Polisi juga menyita ratusan burung yang disimpan di dalam keranjang buah-buhan. Sedangkan pengendara bus Laju Prima berhasil melarikan diri. Rencananya daging babi itu akan dibawa ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan makanan di salah satu restorant di Jakarta.
Petugas Polisi Kehutanan, Uday Hudaya mengatakan, pengamanan daging babi dan burung tersebut, karena tidak mengantongi izin. “Itu tidak memiliki izin,” kata Uday.
Uday menyatakan, daging babi yang berhasil diamankan itu, selanjutnya akan dimusanahkan. “Daging babi ini membahayakan bagi kesehatan masyarakat, kami akan memusanahkannya,” ujarnya.
Meski begitu, Uday tidak menjelaskan secara rinci, asal usul daging babi tersebut. Termasuk burungnya. Dia hanya menegaskan bahwa akan memperketat pengasawan di jalan tol Merak-Tangerang. Sehingga, kejadian penyelundupan serupa tidak terulang kembali. “Kami juga meminta kepada masyarakat waspada dalam peredaran daging babi ini,” pintanya. (mg11/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.