Izin Habis, Tempat Hiburan Disegel

Cafe Lintong dan Rainbow Cuma Disegel 14 Hari
TIGARAKSA,SNOL Aksi penyegelan tempat hiburan karoke oleh Satpol PP dipastikan meluas. Setelah tempat karoke Manam di Citra Raya Kecamatan Cikupa dan tempat karoke di Kecamatan Balaraja. Setelah penyegelan cafe lintong dan tempat karoke Rainbow pada Sabtu (9/11) malam.
Kasat Pol PP Kabupaten Tangerang, Slamet Budi mengungkapkan, Satpol PP sudah mengirimkan surat penutupan aktifitas tempat hiburan karoke Manam di Citra Raya, Kecamatan Cikupa dan tempat hiburan karoke di Kecamatan Balaraja. “Sudah kami kirimkan surat untuk meminta kegiatan usahanya dihentikan, serta menyerahkan dokumen perizinan lengkap ke Satpol PP. Karena laporan yang kami terima izinnya belum lengkap,” kata Slamet, Senin (11/11).
Pada Rabu ini manajemen kedua tempat hiburan tersebut sudah diminta datang untuk menyerahkan berkas perizinan yang dimiliki. Ia menegaskan akan menyegel dua tempat hiburan tersebut jika tidak mengikuti aturan pemerintah daerah, yakni Perda Nomor 20/2004 tentang ketentraman dan ketertiban, serta Perda Nomor 6/2011 tentang retribusi. Soal retribusi dan pendapatan diserahkan kepada instansi terkait, yakni Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BP2T).
Slamet mencontohkan, sebelumnya Satpol PP telah menyegel dua tempat hiburan karoke Rainbow dan Cafe lintong di kawasan Citra Raya, Kecamatan Cikupa pada Sabtu lalu. Menurutnya, Rainbow disegel karena tidak mengindahkan instruksi pemerintah daerah untuk memperpanjang izin gangguan atau HO. Sebab masa berlaku izinnya sudah habis pada tahun 2012 lalu. Sementara Cafe lintong disegel karena sama sekali belum mengantongi izin operasional sesuai peraturan daerah.
“Penyegelan akan kami lakukan selama 14 hari kedepan, dan kami minta manajemen tempat hiburan yang disegel untuk memproses izin ke pemerintah daerah. Kalau tempat hiburan tersebut dibolehkan beroperasi dan izinnya keluar ya bisa beroperasi terus, kalau dilarang ya tidak boleh beroperasi. Untuk izinnya beberapa diantaranya izin HO, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), SKDU, SITU, surat izin kepariwisataan, site plan dan lainnya,” ucap Slamet. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.