Tidak Benar KPK Sita Surat Kaleng “Pegawai KPK” di Markas PPI

JAKARTA,SNOL Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut turut menyita surat kaleng di markas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) dalam penggeledahan yang dilakukan kemarin.
Surat untuk Anas Urbaningrum itu ditulis orang yang mengaku pegawai KPK. Surat berisi keprihatinan atas rekayasa dalam menjerat Anas yang dilakukan elit Partai Demokrat, sekaligus mendukung Anas untuk kuat menghadapinya.
Dikonfirmasi mengenai hal itu, Jurubicara KPK Johan Budi membantah.
“Tidak ada (menyita surat kaleng),” kata Johan kepada Rakyat Merdeka Online lewat sambungan telepon sesaat lalu (Rabu, 13/11).
Mengenai apa saja barang yang disita KPK, Johan belum mau memastikan.
“Ini saya lagi sama Direktur Penyidikan, segera akan ada penjelasan,” demikian Johan.
Sejak kemarin malam ramai diberitakan hasil penggeledahan yang dilakukan belasan penyidik KPK di salah satu rumah di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, yang tak lain adalah markas PPI antara lain disita surat kaleng yang ditulis seseorang yang mengaku pegawai KPK. Surat tersebut ditujukan kepada Anas berisi keprihatinan terhadap rekayasa di balik kasus yang disangkakan kepada Anas. Anas disebutnya, korban politik elit Demokrat.
Dalam surat tersebut, penulis juga memberitahukan kepada Anas bahwa Nazaruddin di BAP menyatakan keterlibatan Cikeas dan soal dana Pilpres untuk SBY di Pemilu 2009. Namun dia menyayangkan pengakuan Nazaruddin tersebut tidak ditindaklanjuti KPK.
Selain surat tersebut, penyidik juga disebut menyita uang Rp 1 miliar milik PPI dan buku Yasin bergambar Anas dalam penggeledahan yang berlangsung sekitar enam jam lamanya dan dikawal pasukan Brimbob itu.(ade/dem/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.