Acara Pernikahan Nuri Maulida Diganti Pengajian

JAKARTA,SNOL Acara lamaran antara bintang sinetron Nuri Maulida dan pria Malaysia saudara Siti Nurhaliza, M. Adam Yahya, telah digelar pada 31 Agustus lalu. Mereka juga menetapkan acara pernikahan pada Jumat (22/11) mendatang. Segala persiapan sudah selesai. Namun, perempuan 27 tahun itu harus menelan kenyataan pahit bahwa pernikahannya terpaksa diundur.
Menurut Nuri, calon ayah mertuanya, Datuk Yahya, sedang sakit keras dan dirawat di Arab Saudi. Adam sebagai anak pertama harus menjaga ayahnya di RS. Nuri yang juga presenter itu mengatakan, akhirnya keluarga besarnya dan Adam sepakat mengundur acara pernikahan.
”Allah punya kehendak lain. Mungkin Nuri dikasih ujian di balik kesenangan yang akan saya raih nanti. Papa Bang Adam sakit di Timur Tengah, tidak bisa pulang dalam waktu dekat. Ini berat banget buat saya. Mudah-mudahan papa diberi kesehatan dan kesembuhan supaya bisa segera pulang ke Malaysia, berkumpul dengan keluarga, dan bisa melaksanakan apa yang sudah kami rencanakan,” tutur Nuri saat ditemui di Restoran Pulau Dua, Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (18/11).
Awalnya, Nuri dan Adam akan melangsungkan akad nikah pada 22 November dan resepsi pernikahan 24 November di Hotel Dharmawangsa. Menurut Rina Gunawan sebagai wedding organizer (WO), segala persiapan hampir selesai. Mulai sewa gedung, cathering, dan undangan sudah disebarkan.
Dia sangat menyayangkan pembatalan pernikahan Nuri dan Adam itu. Namun, agar segala persiapan tidak sia-sia, keluarga Nuri mengganti acara yang sudah direncanakan dengan pengajian dan makan bersama anak yatim.
”Sudah ada DP sih untuk hotelnya. Seharusnya hangus dengan sendirinya jika ada pembatalan. Namun, Hotel Dharmawangsa bisa bekerja sama dengan baik. Kami sama-sama berembuk, hari itu akan digunakan untuk menyenangkan anak yatim. Nanti ada perwakilan dari kedua keluarga dan 500 anak yatim,” ujar Rina.
Pada 22 November yang seharusnya ada akad nikah diganti acara pengajian dan kumpul keluarga di rumah Nuri. Apalagi, hari itu bertepatan dengan ulang tahun Nuri.
Rina mengatakan, sudah menjadi tradisi keluarga Nuri untuk merayakan ulang tahun dengan pengajian dan silaturahmi antarkeluarga. Jadi, alokasi akad tetap bisa dialihkan untuk acara tersebut.
Nuri sendiri mengaku belum tahu pernikahannya ditunda sampai kapan. Dia hanya bisa berharap calon ayah mertuanya segera sehat dan pulang dari Arab. Dia juga berencana menjenguk ayah calon suaminya itu. ”Agak kurang etis membicarakan kapan. Doakan saja supaya papa cepat sembuh dan bisa segera pulang,” jawab Nuri kemudian berpamitan. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.