KPK Buka Peluang Jerat Atut Sebagai Tersangka

JAKARTA,SNOL Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah sampai saat ini masih berada di ruang pemeriksaan guna dimintai keterangan oleh KPK terkait penyelidikan pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad menyatakan tak menutup kemungkinan status Atut ditingkatkan dari terperiksa menjadi tersangka. Hal itu, kata Samad, bisa terjadi tergantung dari hasil pemeriksaan KPK.
“Kalau ternyata dari hasil pemeriksaan berkelanjutan terus, dan ditemukan dua alat bukti yang cukup signifikan, cukup kuat, maka tidak menutup kemungkinan seseorang itu berubah statusnya dari saksi menjadi tersangka,” kata Samad ketika dijumpai di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (19/11).
Kendati begitu, Samad menambahkan, masih terlalu dini untuk menyimpulkan status Atut tersebut. Pihaknya masih terus akan menggali informasi dari kader partai Golkar tersebut.
“Ini masih terlalu prematur untuk kita menyimpulkan, karena masih terlalu awal,” terang dia.
Atut memenuhi panggilan KPK sekitar pukul 09.41 WIB. Ia tampak mengenakan batik dan kerudung hitam. Kendati demikian, ia tidak banyak berkomentar soal pemanggilannya.
Kakak Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan itu mengatakan, akan memberikan keterangan kepada lembaga antikorupsi itu. “Saya akan memberikan klarifikasi atau keterangan,” kata Atut.
Atut enggan berkomentar ketika ditanyakan apakah mengetahui soal dugaan korupsi pengadaan alkes di Banten. Ia langsung berjalan masuk menuju ruang tunggu KPK.
KPK sudah memeriksa beberapa pihak terkait penyelidikan pengadaan alkes di Banten tahun anggaran 2010-2012. Salah satu yang pernah dimintai keterangan adalah Kepala Dinas Kesehatan Jaja Budi. Selain itu KPK telah meminta keterangan pegawai Dinas Kesehatan Banten dan pihak swasta.(wid/gil/rmol/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.