15 Tahun Menikah Baru Diakui

CILEGON,SNOL Ditengah kelangkaan buku nikah, dan banyaknya pasangan suami istri (pasutri) yang telah melakukan nikah siri atau nikah di bawah tangan. Pemkot Cilegon melalui Camat Jombang Agus Ariyadi, Rabu (20/11) melakukan kegiatan isbat nikah yang diikuti sebanyak 50 pasutri di lapangan Cigiceh Kelurahan Gedong Dalem.
Menurut Agus, kegiatan isbat nikah ini bertujuan untuk memberikan hak asuh anak dan kelengkapan persyaratan administrasi lain. Juga untuk meringankan beban masyarakat akan biaya pernikahan secara resmi.
“Selama ini, kami mendapatkan keluhan dari warga yang belum memiliki surat resmi pernikahan, sehingga anak-anaknya tidak memiliki akte kelahiran. Maka, kami mengelar isbat nikah secara massal,” kata Agus.
Isbat nikah massal merupakan pengesahan pernikahan melalui proses sidang isbat yang dilaksanakan Pengadilan Agama Cilegon. Berdasarkan Surat Keputusan (SK), KUA Kecamatan Jombang mencatatkan pengesahannya dan mengeluarkan buku nikah.
“Rata-rata mereka yang mengikuti isbat nikah massal ini adalah orang yang tidak mampu. Dalam melaksanakan kegiatannya, kami kerjasama dengan Kantor Pengadilan Agama Cilegon, dan salah satu BUMD,” ujarnya.
Salah satu pasangan isbat nikah, Wardi (40) warga Kelurahan Gedong Dalem, mengaku bangga dengan kegiatan isbat nikah tersebut. Terlebih lagi, ia selama 15 tahun menikah belum pernah mempunyai buku nikah.
“Saya sudah seperti artis sinetron, banyak yang memotret. Saya sempat grogi. Tapi Alhamdulillah, semuanya berjalan lancer,” imbuhnya. (mg13/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.