DPRD Ngebut Urus Pelantikan

Logo KPUDitarget Akhir Bulan Ini
TANGERANG, SNOL Sehari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memvonis Arief Wisman­syah-Sachrudin menjadi peme­nang Pilkada Kota Tangerang, DPRD setempat langsung gerak cepat mengurus pelantikan. De­wan menargetkan pelantikan akan digelar pada akhir bulan ini guna mengukuhkan pasangan tersebut menjadi walikota dan wakil walikota Tangerang untuk lima tahun mendatang.
“Saya baru tadi (kemarin) menerima keputusan soal penetapan pemenang Pemilukada Kota Tangerang,” kata Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatine kepada Satelit News, semalam. Herry menam­bahkan, Jumat (22/11) besok, pihaknya berencana melaku­kan konsultasi ke Kemendagri terkait pelantikan walikota dan wakil walikota terpilih.
“Setelah itu barulah Banmus (Badan Musyarawah) DPRD Kota Tangerang akan meng­gelar rapat untuk menentukan waktu paripurna istimewa da­lam rangka pelantikan walikota/wakil walikota baru,” katanya.
Herry menyebut, rapat Ban­mus akan digelar pada ming­gu-minggu setelah konsultasi selesai dilaksanakan. “Kalau untuk pelantikannya sebetulnya tidak ada hambatan. Yang penting Mendagri mengeluarkan SK pengangkatan kepada yang bersangkutan (Arief-Sachrudin) melalui gu­bernur. Gubernur kemudian melantik atas nama Mendagri.
Makin cepat SK dari Mendagri turun, maka akan semakin cepat pula pelantikan,” terangnya.
Terkait waktu pelantikan walikota terpilih, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Banten ini menargetkan pelantikan akan berlangsung pada akhir bulan ini. “Kalau tanggalnya mungkin antara 27 sampai 30 November, tapi memang har­us dibahas di Banmus. Kalau pun tidak bisa, berarti akan kita bahas lagi,” pungkasnya.
Berbeda dengan Herry, Ket­ua KPU Banten Agus Supriat­na malah mengaku pihaknya baru akan menyerahkan su­rat penetapan pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin seba­gai walikota-wakil walikota terpilih kepada DPRD Kota Tangerang, Kamis (21/11) ini. Menurut Agus, selanjutnya DPRD Kota Tangerang akan mengajukan pelantikan wa­likota-wakil walikota periode 2013-2018 kepada Gubernur Banten dan Kemendagri.
“Dari Mendagri akan dike­luarkan kapan waktu tepatnya untuk pelantikan pemenang Pilkada. Kelancaran tergan­tung keseriusan DPRD Kota Tangerang untuk percepatan pelantikan yang dilaksanakan bagi pemenang Pemilukada,” pungkas Agus.
Terpisah, Plt Kabag Humas Pemkot Tangerang Amal Budhi Herawan mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menge­tahui jadwal pasti pelantikan walikota terpilih. Namun dia menyebut jika Pemerintah Kota Tangerang juga tengah mem­persiapkan prosesi pelantikan.
“Persiapan pelantikan ter­us dilakukan. Cuma jadwal pastinya saya belum tahu. Kalau merujuk pada aturan, sebelum akhir tahun harus sudah dilantik bagi walikota dan wakil walikota terpilih,” ujarnya, Rabu (20/11).
Berdasarkan informasi dan aturan yang berlaku, ada be­berapa tahapan yang mesti di­lalui oleh walikota dan wakil walikota terpilih. Di antaranya harus melalui tahapan pleno dari KPUD Kota Tangerang.
“Setelah diputus di MK masih harus diplenokan dulu di KPU Banten. Dan ada bebera­pa tahapan lanjutan, setelah itu baru pelantikan,” tukasnya.
Meski demikian, dia enggan menyebut konsep pelantikan yang nantinya akan digelar di Pemkot Tangerang. “Ya sere­moni pelantikan. Paling nanti yang perlu disepakati hanya soal tempatnya mau indoor atau outdoor,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, walikota dan wakil walikota Tangerang terpilih harusnya dilantik pada 16 November lalu. Namun lantaran sengke­ta hasil Pemilukada masih be­lum diketuk palu Mahkamah Konstitus (MK), Kemendagri akhirnya menunjuk Plt Sekda Moh Rakhmansyah sebagai Pelaksana Harian Walikota. Dan setelah MK memutus pe­menang Pilkada, maka proses pelantikan segera dilakukan. (kiki/arif/made/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.