Layanan Rawat Jalan Dibuka 2 Desember

Di RSUD Kabupaten Tangerang
TANGERANG, SNOL Setelah sempat menutup sementara layanan kesehatan berobat jalan bagi warga Kota Tangerang pengguna program Multiguna sejak September 2013 lalu, kini RSUD Kabupaten Tangerang tengah bersiap membuka kembali loket pelayanan Jamkesmas dan Jamkesda bagi warga yang ingin menikmati sarana berobat gratis tersebut. “Saat ini kami tengah bersiap untuk kembali membuka layanan kesehatan Jamkesmas dan Jamkesda. Jika tidak ada hambatan, tanggal 2 Desember nanti sudah bisa kembali menerima dan melayani pasien,” ujar Humas RSUD Kabupaten, Nizar.
Nizar menambahkan penyediaan loket pelayanan serta persiapan SDM dan peralatan kesehatan yang sempat terhenti pun kini sudah mulai ditata kembali. “Loket, SDM dan sejumlah peralatan juga sedang kami siapkan. Jadi biar nanti bisa memberikan pelayanan secara optimal,” terangnya.
Meski demikian, dengan tegas Nizar menyebut jika Pemkot Tangerang juga harus berkomitmen bisa segera melunasi tagihan klaim yang mencapai Rp 20 miliar lebih. “Dari total tagihan, yang baru dibayar sekitar Rp 5 miliar lebih. Dan saya berharap, Pemerintah Kota Tangerang mau tetap berkomitmen untuk bisa bersama-sama menepati kesepakatan yang sudah dibuat. Semoga akhir Desember ini sudah bisa dibayar semua,” tegasnya.
Ditanya jika pada tempo yang ditentukan Pemkot Tangerang tak kunjung melunasi tagihan, pihaknya mengatakan tetap akan membuka loket pelayanan bagi warga Tangerang pengguna jaminan Multiguna. “Jika belum juga dilunasi, kami tetap akan membuka layanan. Karena desakan dari masyarakat juga sudah terlalu besar. Kami hanya berusaha memfasilitasi saja,” terangnya.
Informasi tersebut nyatanya juga disambut baik oleh masyarakat Kota Tangerang. Mereka berharap pemerintah bisa segera melunasi utangnya kepada rumah sakit terkait agar mereka tetap bisa merasakan manfaat dari program unggulan. “Baguslah kalau sudah bisa dibuka lagi. Jadi, kita yang orang susah tetap bisa berobat. Dan mudah-mudahan ini bukan cuma janji palsu. Harus ada realisasinya,” ujar Sumirah (43) warga Tanah Tinggi yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh pabrik.
Dirinya juga berharap Walikota dan Wakil Walikota terpilih bisa tetap menjaga program yang mensejahterakan masyarakat. “Mudah-mudahan Walikota yang baru bukan cuma janji-janji pas kampanye doang. Kenyataannya harus ada. Biar kita juga bisa hidup sejahtera,”harapnya. (kiki/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.