Sambut Aturan Polwan Berhijab

TANGERANG,SNOL Kepolisian Resort Metro (Polrestro) Tangerang Kota menyambut baik aturan yang membolehkan polisi wanita (Polwan) mengenakan jilbab oleh Kapolri yang baru Jenderal Polisi Sutarman.  “Kita sangat mengapresiasi instruksi yang disampaikan oleh Kapolri. Dan hal ini terlihat dari beberapa anggota Polwan kami yang juga sudah mengenakan jilbab,” ujar Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Riad Senin (25/11).
Meski demikian, Kapolres menjelaskan, jika instruksi tersebut bukanlah sebuah penekanan ataupun kewajiban. Melainkan, hanya sebatas kebebasan bagi anggota Polwan yang ingin berjilbab. “Ya, kami mulai memberlakukannya sejak hari ini (kemarin). Namun yang harus digarisbawahi adalah, instruksi ini bukanlah sebuah penekanan atau keharusan. Hanya memberikan kebebasan bagi anggota Polwan yang ingin berjilbab,” katanya saat ditemui ketika mengawal jalannya demo buruh di depan kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Namun saat ditanya lebih lanjut soal jumlah anggota Polwannya yang telah mengenakan jilbab, Riad enggan menjawab. Sebab hal itu dirasakan bukan menjadi sesuatu yang harus dibeda-bedakan atau bahkan diperhitungkan. “Antara yang berjilbab dan yang tidak, kami perlakukan sama. Semua punya tanggungjawab dan tugas masing-masing. Jadi enggak perlu dibeda-bedakanlah antara yang berjilbab dengan yang tidak berjilbab. Inikan soal kebebasan hati,” tegasnya.
Berdasarkan Peraturan mengenai Polwan berjilbab memang tidak dilarang dalam Keputusan Kapolri Nomor Pol: Skep/702/IX/2005 tentang Sebutan Penggunaan Pakaian Dinas Seragam Polri dan PNS polisi. Namun, peraturan itu menyebutkan bahwa ada pengecualian bagi anggota polisi wanita di Aceh yang boleh dan bisa mengenakan jilbab saat berdinas. Itu pun karena di daerah tersebut penggunaan jilbab adalah kewajiban. (kiki/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.