Dulu Dipecat, Kini Dipekerjakan Lagi

Nasib 5 Dokter yang Dipecat Dirut RSUD Kota Tangsel
PAMULANG,SNOL Kisruh antara manajemen Ru­mah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan para dokternya sepertinya telah berakhir. Menyusul telah dipekerjakannya kembali lima dokter yang beberapa waktu lalu dipecat oleh Direktur Utama (Dirut) rumah sakit tersebut.
”Kawan kami sudah dipekerjakan lagi. Mere­ka semua adalah para TKS yang praktek di RSU Tangsel,” ungkap Daniel Ricard, salah seorang dokter yang praktek di rumah sakit milik Pemda Tangsel itu, Kamis (28/11).
Mengenai Surat Peringatan (SP) yang dijatuh­kan kepada lebih dari 18 dokter juga sudah dica­but. Status para dokter yang dulunya bersitegang dengan manajemen rumah sakit itupun dipulih­kan. Para dokter pun sudah bekerja kembali se­perti sedia kala.
Dikatakan Daniel, perlu proses panjang agar hak yang dituntut para dokter dipenuhi Pemkot. Mulai dari berunding dengan Ikatan Dokter In­donesia (IDI) Cabang Tangerang dan Banten, hingga rencana pelaporan kasus pemecatan dan pemberian SP tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Serang Banten.
Tapi niatan ke PTUN belum dilaksanakan. Plh Direktur RSU dr Ida, mengajak duduk bareng lagi para dokter dan IDI. Saat itu, para dokter dijanjikan akan dibuatkan jadwal untuk bertemu dengan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. “Kami dipertemukan, saat itu Airin berjanji akan mempekerjakan lagi lima dokter yang dipecat, serta pemulihan para dokter yang diberikan SP,” ujar Daniel. Benar saja, Airin memenuhi janjinya, para dokter pun dipekerjakan.
Hal itu dibenarkan manajemen RSU Kota Tang­sel. Kabid Pelayanan Tri Utami, mengatakan sejak tiga minggu lalu dokter yang dipecat sudah kembali bekerja. “Sudah dipekerjakan kembali. Kami rasa sudah tidak ada masalah lagi,” pungkas dokter yang biasa dipanggil Uut itu. Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai status kelima dokter tersebut, Uut enggan menjelaskan lebih lanjut. “Sudah, terpent­ing pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu sama sekali. RSU pun bisa mengoptimalkan pelay­anan rumah sakit,” tuturnya. (pramita/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.