Pasien RSUD Meningkat Drastis

Sehari Pasca Demo Dokter
TANGERANG,SNOL Aksi solidaritas yang dilakukan para dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Rabu (27/11) termasuk di Tangerang rupanya cukup membuat pelayanan rumah sakit terganggu. Bahkan, kemarin atau persisnya sehari pasca demo tersebut, jumlah pasien yang hendak berobat ke RSUD Kabupaten Tangerang melonjak drastis.
Pasalnya, banyak warga yang ingin langsung mendapatkan pelayanan optimal. Terlebih pasca para dokter berhenti melayani pasien selama satu hari. “Peningkatan jumlah pasien mencapai 80 persen,”ujar Ahmad Nizar, Humas RSUD Kabupaten Tangerang kepada wartawan, Kamis (28/11).
Dikatakan Nizar, peningkatan jumlah pasien ini terlihat dari data kunjungan yang biasanya sehari hanya mencapai 400 orang, namun pada Kamis (28/11) jumlah kunjungan pasien mencapai hingga 700 orang.
“Jumlah kunjungan pasien memang meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Karena, jadwal kontrol pasien yang biasa harus diundur sehari setelah demo dokter. Jadi memang sempat kewalahan juga,” jelasnya.
Meski demikian, terkait demo dokter pihak RSUD tidak pernah merasa dirugikan. Karena sebelumnya memang sudah melalui tahapan kesepakatan antara pihak IDI dengan pengelola rumah sakit.
Sementara sebelumnya permintaan maaf juga telah disampaikan oleh Ketua IDI Cabang Tangerang, Dr Djasarito, SpOG. Pihaknya mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan para dokter atas apa yang telah dialami oleh tiga rekan sejawatnya yang dihukum 10 bulan penjara oleh majelis kasasi Manado atas dugaan malapraktik. “Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, karena kami tidak dapat melayani pasien. Sebab kami sedang dalam keprihatinan atas nasib rekan sejawat kami di Manado,” ujarnya.
Menanggapi hal ini masyarakat meminta agar jangan sampai mereka dirugikan. “Ya harusnya dipikir-pikir dulu-lah alternatif lainnya untuk menyelesaikan masalah begitu. Jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan. Apalagi soal kesehatan,” tukas Mulyadi, Warga Neglasari pasien RSUD Kab Tangerang. (kiki/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.