Kepincut Kenji

BENTENG,SNOL Sisi gelandang tampaknya jadi pekerjaan rumah Persita yang belum selesai jelang Indonesia Super League (ISL). Pelatih Persita, Arcan Iurie mengakui Kenji Adachihara, mantan gelandang Persib Bandung,  sebagai salah satu kandidat pengisi posisi gelandang serba bisa.
Menurut Arcan, Kenji tak harus menjalani seleksi pemain jika datang ke Persita. Kualitas pemain asal Jepang itu sudah tak perlu diragukan lagi. Kenji kini berstatus free transfer. Dia baru saja dicoret Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) yang mengelola PSM Makassar. Klub asal Makasar itu menganggap Kenji tidak memperlihatkan kemampuan maksimal dan kontribusi dalam tim.
“Jelas kita butuh tenaga pemain seperti dia untuk posisi gelandang serang dan second striker. Kalau dia kesini pastinya tinggal negosiasi dengan manajemen, tak perlu seleksi,” ujar Arcan Iurie di sela latihan rutin, kemarin. Selain tertarik Kenji, Arcan juga membuka peluang untuk merekrut pemain asing di posisi pemain bertahan dan striker. Dua posisi tersebut sudah diperkuat Luis Edmundo Duran dan Cristian Carasco.
Pada latihan di Stadion Benteng, Kamis (2/1) sore, terlihat tiga pemain asing mulai ikut seleksi. Ketiganya yakni  Mbom Julien (striker/Persebaya), Maxwel Da Cruz (striker/Persiwa Wamena) dan Eduard Valuta (Moldova/Libero/Persikabo). Ketiganya dijajal bersamaan dalam latihan dengan 23 pemain yang sudah masuk dalam daftar skuad Persita musim depan. Pelatih Persita, Arcan Iurie mengatakan masih melihat kemampuan ketiganya.
“Ketiganya kita akan lihat, namun saya pakai standar yang cukup tinggi buat mereka. Selain harus bisa bermain di berbagai posisi kemampuan mereka juga harus di atas pemain asing yang ada saat ini,” jelas Arcan Iurie.
Sementara itu, General manager Persita, Eka Wibayu menyatakan, jumlah pemain yang bergabung bersama timnya sudah mencapai 80 persen dari kebutuhan. Pendekar Cisadane kini hanya membutuhkan gelandang serang, gelandang sayap serta seorang pemain asing yang juga berposisi sebagai pemain tengah. Musim depan, Tim Ungu tetap memakai tiga penggawa asing meski PT Liga Indonesia membolehkan masing-masing klub mengontrak empat pemain impor dengan tiga yang dimainkan.
“Untuk pemain asing, kami mencari pemain gelandang yang bisa berperan sebagai second striker,”pungkas Eka. (gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.