Caleg Gerindra Tewas Disambar Kereta

SERANG, SNOL Musibah tra­gis dialami Mansyur Syah (37), seorang calon legislatif (caleg) DPRD Kota Serang dari Par­tai Gerindra. Warga Kampung Ciputri, Desa Banten, Kecama­tan Kasemen, Kota Serang.  Tewas mengenaskan setelah mo­bil Suzuki Splash A 1196 AI yang dikendarainya dihantam Kereta Api Banten Ekpress di lintasan Kampung Sukadana 1, Desa/Ke­camatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (7/1). Belum diketahui se­cara pasti penyebab kecelakaan dan kepolisian masih melakukan penyelidikan.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi keja­dian menyebutkan, musibah yang menimpa calon wakil rakyat itu terjadi sekitar pu­kul 10.45 WIB. Tidak dike­tahui tujuan korban sebelum musibah, namun diduga kor­ban berniat akan melakukan sosialisasi, sebab dari dalam kendaraan ditemukan banyak poster dan bendera partai.
Ketika kendaraannya akan melintasi rel, tanpa diketa­hui dari arah Serang muncul Kereta Api Banten Ekpres tu­juan Pelabuhan Merak. Tabra­kan pun tidak dapat dihindari lagi. Benturan yang cukup keras ini mengakibatkan mo­bil sedan terpental sejauh sekitar 20 meter dari lokasi tabrakan. Setelah terpental, mobil sedan warna hitam itu masuk ke areal pesawahan.
“Korban tewas seketika. Warga berusaha menolong tapi kesulitan mengeluarkan korban dari dalam mobil kar­ena pintu kendaraan ringsek,” kata Wardi, warga setempat.
Bersasarkan pantuan, hing­ga pukul 11.30 WIB, proses evakusi kendaraan masih di­lakukan oleh petugas Lakalan­tas dan Reskrim Polres Serang. Ratusan warga yang mengeta­hui kejadian terus berdatangan ke lokasi karena ingin melihat kondisi mobil yang ringsek.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang, Encop Sofia, saat dihubungi membenarkan jika Mansur Syah merupakan kader Partai Gerindra. Mansyur juga mer­upakan caleg untuk wilayah Kasemen. “Almarhum me­mang kader kami dapil (daer­ah pemilihan) di wilayah Kasemen,” ujar Encop.
Dia mengaku mendengar dari warga bahwa peristiwa tersebut diakibatkan oleh tidak adanya palang pintu kereta. “Kalau memang benar tidak ada palang, ini masukkan untuk pihak terkait. Ini kan berbahaya,” jelasnya seraya mengatakan, almarhum merupakan prib­adi yang baik. “Wawasan beliau memang bagus. Saya sering berdiskusi dengan be­liau,” imbuhnya.
Pada bagian lain, Kasat Lantas Polres Serang, AKP Warsono membenarkan per­istiwa tersebut. Dia menegas­kan bahwa pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan terse­but. “Benar, kita sudah ter­junkan tim untuk mengusut kasus kecelakaan tersebut,” jelasnya. (bagas/deddy/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.