Pintu Air Manggarai Siaga I

Warga Diminta Waspada
JAKARTA,SNOL Ketinggian air di Sungai Ciliwung pada Pintu Air Manggarai sudah kritis. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan status Siaga I. Menurut Juru Bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Sungai Ciliwung di Pintu Air Manggarai pada posisi 950 cm dan ditetapkan Siaga I.
“Pada Sabtu (18/1) pukul 00.15 wib, Sungai Ciliwung di Pintu Air Manggarai pada posisi 950 cm. Pada Siaga I komando di lapangan, termasuk membuka atau menutup pintu air serta akan dikemanakan arah air dilakukan oleh Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU,” kata Sutopo dalam keterangan persnya, Sabtu (17/1),
Sementara itu, tinggi air di Karet sudah posisi 620 cm. Ketinggian ini sudah dikatagorikan Siaga I karena lebih dari 600 cm sebagai batas tingkat Siaga I. Saat ini untuk Sungai Ciliwung, komando masih di bawah Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Kementerian PU.
Untuk itu, Sutopo meminta warga  harus waspada khususnya yang berada di sepanjang aliran Kanal Banjir Barat dan Ciliwung Kecil antara lain daerah Kartini, Pasar Paru, Pegangsaan, Kwitang, Gunung Sahari, Karet, Grogol, Roxy, Jelambar, dan sekitarnya.
Kebutuhan bantuan evakuasi, logistik, dan penanggulangan bencana lainnya agar menghubungi Call Centre Siaga Bencana Pusdalops BPBD DKI Jakarta di nomor 021-164. BNPB memperkuat BPBD DKI dalam penanganan banjir Jakarta.
“Tingkatkan selalu kewaspadaan. Lakukan evakuasi ke tempat yang aman jika terjadi kenaikan banjir dan membahayakan jiwa,” ucapnya.
Pada Jumat (17/1) pukul 22.00 Wib banjir telah menggenangi 10 RT yaitu RT 1-10 RW 07 di Jl. Karet Pasar Baru Barat 1, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang. Tinggi banjir 50 -100 cm, dan diperkirakan tinggi banjir akan bertambah karena di Karet sudah Siaga I.
Jumlah pengungsi sendiri dari banjir ini ada di GOR Otista dengan jumlah 1.239 jiwa, dimana orang dewasa dan anak-anak 999 jiwa, balita 192 jiwa, lansia 40 jiwa, dan ibu hamil 8 jiwa. Pengungsi di Kelurahan Bidara Cina 761 jiwa (208 KK), sedangkan di Kelurahan Kampung Melayu 478 jiwa (77 KK). (awa/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.