PDAM Mati, Warga Kesulitan Air Bersih

TIGARAKSA,SNOL Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR) memutuskan aliran air bersih kepada warga, Rabu (22/1). Pemutusan aliran sejak Selasa malam ini membuat ratusan korban banjir di Perumahan Mustika kesulitan air bersih.
Adawiyah salah satu warga PWS mengeluhkan, matinya air bersih dari PDAM TKR sejak Selasa malam. Beruntung beberapa warga masih bisa mendapatkan air bersih dari rumah warga yang menggunakan sumur bor.
Hal yang sama juga dirasakan para korban banjir Perumahan Mustika Tigaraksa. Ibu Isti menuturkan, sejak banjir melanda pemukiman mereka pukul 03.00 Wib dini hari hingga mereka ke pos pengungsian sulit mendapatkan air bersih. “Saat ini listrik dirumah kami mati, PDAM juga mati, kami kesulitan air bersih. MCK saja tidak ada di pos pengungsian, mudah-mudahan pemerintah membantu kami,”katanya.
Sementara itu saat dikonfirmasi petugas PDAM Tirta Kertaraharja Basir menjelaskan pasokan air terhenti karena sungai Cidurian meluap. Air baku salahsatunya didapat dari sungai tersebut. Selain itu, tingkat kekeruhan air tinggi karena luapan air. PDAM sendiri sudah membuat pengumuman permohonan maaf atas terhentinya pasokan air.
Sementara itu, Camat Tigaraksa Mas Yoyon mengakui, jika sampai saat ini belum ada bantuan air bersih. Namun demikian pihaknya sudah menghubungi PDAM untuk segera mengirimkan air bersih. Untuk sementara, dalam mendapatkan air bersih warga memanfaatkan mesin penyulingan air yang disumbangkan salah seorang warga secara bergantian. Sumber airnya sendiri berasal dari air banjir yang menggenangi rumah kompleks tersebut. “Memang, sampai saat belum ada bantuan air bersih, tapi Kami sudah menghubungi PDAM untuk segera mengirimkan air bersih,” pungkasnya. (aditya/hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.