PSSI Minta Kronologi

Persikota Mengaku Sudah Maksimal Berusaha
TANGERANG,SNOL Pengu­rus Persikota memenuhi janji mempertanyakan status klub­nya di kompetisi Divisi Utama kepada PSSI Pusat. Dipimpin Sekretaris Umum Persikota, Baihaki, klub berjuluk Bayi Ajaib menemui Sekjen PSSI, Joko Driyono di kantornya, Rabu (22/1).
Dalam pertemuan tersebut, Baihaki membeberkan kronol­ogis serta alasan-alasan Per­sikota tidak mengikuti kom­petisi Divisi Utama Indonesia Premier League (IPL) musim lalu. Sedangkan Joko Driyono menyatakan ada aturan bahwa klub yang tidak mengikuti kompetisi selama satu tahun harus terdegradasi. Dengan demikian, klub yang pernah diperkuat Rahmad Darmawan itu harus terlempar dari divisi utama atau terdegradasi.
Namun menurut Baihaki, dalam kesempatan itu PSSI meminta Persikota memberi­kan kronologis secara detail dan tertulis. Kronologis harus secepatnya dikirimkan ke PSSI untuk dibahas sebelum kongres tahunan 26 Januari 2014.
“Pak Joko Driyono memberi arahan agar Persikota menyam­paikan kronologis ketidakikut­sertaan dalam kompetisi Divisi Utama IPL musim lalu secara tertulis. Kronologis itu nanti akan menjadi pertimbangan di PSSI. Saya tidak tahu, apakah Persikota diputus saat kongres atau sebelum kongres,”ujar Baihaki, Rabu (22/1). Baihaki menjelaskan, Persikota akan menggelar rapat pengurus, Kamis (23/1) untuk menyikapi arahan PSSI. Terkait keputusan akhir yang akan diterima Per­sikota, mantan jurnalis ini men­gatakan akan taat dan patuh. Dia mengaku usaha yang di­lakukan pengurus Persikota sudah maksimal. Sebelumnya diberitakan, keputusan PSSI terkait degradasi Persikota disampaikan Sekretaris PSSI Pusat, Joko Driyono, Senin (20/1) sore saat bertemu tim Asosiasi PSSI Banten. (gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.