Asumsi Silpa Kabupaten 680 M

TIGARAKSA,SNOL Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Kabupaten Tangerang tahun 2013, diprediksi mencapai Rp680 miliar. Jumlah ini masih sebagai asumsi yang disampaikan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang tahun 2014.
Kepala Bidang Pembendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Tangerang, Alwani mengatakan, Kabupaten Tangerang di anggaran tahun 2013 lalu menyisakan Silpa sekitar Rp680 miliar. Jumlah itu berasal dari total pendapatan yang mencapai Rp3 triliun lebih.
”Silpa-nya sebesar Rp680.542.634.705. Tidak terlalu banyak,” ungkap Alwani.
Silpa tersebut terjadi karena dua kategori. Pertama, karena efisiensi dan kedua memang adanya pagu anggaran yang tidak terserap dan karena adanya surplus pendapatan yang mencapai Rp61 miliar.
Di tahun 2013, Pemkab Tangerang berhasil surlpus pendapatan. Targetan awal pendapatan sebesar Rp3.007.561.759.056, namun di akhir tahun pendapatan melebihi target menjadi Rp3.068.601.337.633. Ada surplus pendapatan sebesar Rp61 miliar.
Realisasi belanja daerah tahun 2013 sebesar Rp2.871.650.730.700. Terdiri dari biaya langsung Rp1.696.766.872.785, sedangkan biaya tidak langsung Rp1.174.883.857.915. ”Sepertinya tidak banyak pagu yang tidak terserap,” pungkasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsad enggan mengomentari detail masalah ini. Menurutnya, pembahasan Silpa lebih jelasnya nanti akan disampaikan pada paripurna laporan pertanggungjawaban APBD 2013 di DPRD.
Dimintai komentar terkait Silpa APBD tahun 2013, Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tangerang, Muhlis mengatakan, Silpa APBD tahun 2013 sebesar Rp680 miliar masih berupa asumsi. ”Jumlah Silpa ini masih asumsi yang digunakan untuk penyusunan APBD 2014. Jumlah itu lebih kepada dari hasil perhitungan over target dari pendapatan. Saat ini kami pun masih menunggu hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait hal ini dan laporan pertanggungjawaban dari Pemda,”ujarnya. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.