Desak Ubah Akta Notaris Persikota

TANGERANG,SNOL Sengketa Persikota memasuki babak baru. Ketua Umum Persikota Hendra Suhada mendesak PT Persikota Tangerang FC segera menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk melakukan perubahan kepemilikan.
Akta notaris yang baru akan dijadikan dasar bagi Persikota untuk mencari pendanaan di masa datang.
PT Persikota Tangerang FC merupakan badan hukum yang menaungi Persikota Kota Tangerang. Berdasarkan dokumen yang diperoleh Satelit News, akta notaris perusahaan ini disahkan Menteri Hukum dan HAM RI pada 30 September 2011. Surat pengesahan bernomor AHU-47686.AH.01.01.2011 itu ditandatangani Aidir Amin Daud, direktur jendral (Dirjen) administrasi hukum Umum atas nama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Akta notaries tersebut dibuat Bambang Gunadi SH. Mkn yang berkantor di jalan Mawar Raya Perum Graha Permai 2, Karet, Sepatan Kabupaten Tangerang.
Dalam akta tersebut, PT Persikota Tangerang FC memiliki 12.500 lembar saham dengan nilai Rp 1.250.000.000 yang dimiliki lima orang. Diantaranya Bambang Suwondo yang juga seorang notaries (2500 lembar), Sekretaris Umum PSSI Kota Tangerang Sahril (1.875 lembar), mantan Walikota Tangerang Wahidin Halim (3750 lembar), Ketua PSSI Kota Tangerang Ahmad Marju Kodri (1875 lembar) dan pengusaha Zaenal Muttaqin (2500 lembar). Bambang Suwondo tercatat sebagai Direktur Utama sedangkan Sahril menjabat sebagai direktur. Komisaris Utama dijabat Wahidin Halim diikuti Zaenal Mutaqin dan Ahmad Marju Kodri sebagai komisaris.
Menurut Hendra, PT Persikota Tangerang FC dibentuk tanpa sepengetahuan pengurus Persikota hasil musyawarah anggota (Musta) Desember 2011. Untuk itu, dia meminta agar para pemegang saham menggelar rapat umum untuk mengubah akta notaries. Dia mendesak agar dalam akta kepemilikan saham yang baru ada bagian klub-klub anggota, kelompok suporter maupun pengurus baru Persikota.
“Di tahun 2012, PT Persikota Tangerang FC pernah mendapatkan dana sponsor dari PT Gajah Tunggal sebesar 350 juta namun tidak sampai ke pengurus klub. Waktu itu, salah seorang pemilik saham, Sahril, menandatangani surat pernyataan akan mengembalikan uang dana sponsor sebesar 350 juta kepada Persikota. Tapi uang tersebut tidak pernah sampai. Karena itu, kami mendesak agar segera dilakukan RUPS untuk melakukan perubahan kepemilikan saham dengan mencantumkan pengurus Persikota sebagai salah satu pemegang saham,”ungkap Hendra Suhada seraya mengatakan Wahidin Halim mengaku tidak mengetahui namanya masuk sebagai pemain saham.
Menurut Hendra, pihaknya sudah lama meminta perubahan akta notaris kepada Direktur Utama PT Persikota Tangerang FC, Bambang Suwondo. Tapi permintaan itu tidak pernah dipenuhi. Pihaknya juga sudah berupaya membuat perseroan terbatas (PT) Persikota dengan nama yang lain namun ditolak Kementrian Hukum dan HAM. Sementara itu, Direktur Utama PT Persikota Tangerang FC, Bambang Suwondo belum bisa dikonfirmasi.(gatot/satelitnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.