JK dan Khofifah Jadi Kandidat Capres Versi Akademisi

JAKARTA,SNOL Di tahun politik ini, bukan hanya partai yang ramai-ramai menyodorkan nama-nama calon pemimpin. Kelompok masyarakat pun ikut menyuarakan figur-figur yang dinilai pantas jadi pemimpin bangsa untuk lima tahun ke depan.
Setelah sebelumnya ada Konvensi Rakyat, sekarang muncul Komunike Bersama Peduli Indonesia (KBPI) yang berusaha mendorong sejumlah tokoh nonparpol untuk maju sebagai bakal calon presiden (capres). Ada 19 tokoh dari berbagai latar belakang yang mereka tantang untuk maju pada pemilu mendatang.
“Tokoh-tokoh ini kita undang, kita tantang, tanpa kami tantang sebenarnya mereka telah berbuat, tapi kami beri ajakan agar mereka lebih tampil ke permukaan. Nah, ini supaya diperhitungkan parpol,” ujar anggota KBPI, Komaruddin Hidayat saat menggelar konferensi pers di D’Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Rabu (12/2).
Dari kalangan kepala daerah, tokoh yang masuk bursa capres KBPI diantaranya Wali kota Bandung Ridwan Kamil dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sementara mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Khofifah Indar Prawansa masuk dari kalangan penggiat sosial. Nama-nama dari kalangan pengusaha dan akademisi juga masuk dalam daftar tersebut.
Kesembilan belas tokoh yang diperhitungkan KBPI dianggap mempunyai dedikasi dan kepemimpinan yang kuat. Mereka juga dianggap berintegritas dengan rekam jejak yang bersih. Namun, lanjut Komaruddin, mereka tidak pernah terekspos dengan luas dan berada di luar partai.
Anggota KBIP lainnya, Hamdi Muluk menambahkan, 19 tokoh ini akan memperkaya kepemimpinan di Indonesia di masa depan. Komunike berharap ke-19 tokoh tersebut dapat menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat.
“Bangsa ini membutuhkan Anda, membutuhkan bakti Anda. Tidakkah Anda tersentuh? Kalau tertantang, alhamdulilah. Ini cuma gerakan moral,” kata Hamdi.
Selain Komaruddin Hidayat dan Hamdi Muluk, KBPI juga beranggotakan sejumlah akademisi lain seperti Prof Dr Ikrar Nusa Bhakti, dan Dr Yusuf Wanandi. (dil/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.