Soal Honorer Tak Lulus, Serang dan Pandeglang Pilih Menunggu

SERANG, SNOL Berbeda dengan Pemkab Tangerang dan Provinsi Banten, Pemkab Serang serta Pemkab Pandeglang memilih menunggu rilis resmi dari KemenPAN-RB terkait tenaga honorer (K2) yang lulus tes.
“Kami masih menunggu listing dari KemenPAN-RB yang akan diambil oleh BKD Provinsi Banten. Jadi kami belum bisa memberikan informasi selanjutnya untuk honorer yang lolos maupun honorer yang tidak lolos,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Serang, Rif’ah Maftuti.
Rif’ah menjelaskan, adapun aturan berdasarkan UU ASN dimana honorer yang tidak lolos akan dimasukan sebagai PPPK. Hal tersebut bukanlah kewenangan BKD melainkan kewenangan penuh dari Kepala Daerah. Dimana PPPK itu disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah dan itu sudah masuk ranah kepala daerah.
Sikap menunggu keputusan resmi juga disampaikan Kepala BKD Kabupaten Pandeglang M. Amri. Dia mengatakan, setelah hasil tes CPNS tahun 2013 diumumkan di Website, pihaknya menunggu koordinasi dengan BKD Provinsi Banten dan akan diputuskan 3 hari kemudian.
Di Jakarta, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Azwar Abubakar mengatakan, honorer K2 yang gagal CPNS diserahkan ke daerah. Apakah masih tetap dipekerjakan dengan meningkatkan honornya sembari menunggu terbitnya peraturan pemerintah (PP) yang mengatur tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Dia menjelaskan, Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengamanatkan pemerintah hanya memiliki dua jenis pegawai, yakni PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sedangkan istilah honorer dihapus.
Dalam dua bulan ke depan, Azwar berjanji Peraturan Pemerintah (PP) turunan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah bisa diterbitkan. PP ini nantinya akan menjadi penentu nasib ratusan ribu honorer K2 termasuk guru yang gagal seleksi CPNS.(mg11/mg13/mardiana/jojo/arif/gatot/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.