Italia vs Spanyol, Destro Gantikan Balotelli

MILAN,SNOL Kabar negatif menyertai tim Italia jelang laga uji coba melawan Spanyol. Pelatih Cesare Prandelli tak bisa menyertakan tumpuannya di lini depan, Mario Balotelli.
Cedera bahu yang diderita Balotelli saat menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions, membuat dia harus istirahat untuk waktu yang belum diketahui.
Setelah jatuh dengan posisi yang tidak benar, bahu kanan Balotelli hingga Minggu (2/3) masih belum juga sembuh. Hal ini juga semakin dipertegas setelah Balo terlihat meninggalkan tempat latihan Milan, Milanello, lebih awal pada Sabtu (1/3).
Balotelli sudah harus absen membela timnya, AC Milan menghadapi Juventus dinihari tadi WIB.
Prandelli memutuskan tak akan memaksakan keputusannya memasukkan nama Balotelli dalam skuad melawan Spanyol. Sebagai gantinya, pelatih 56 tahun itu memasukkan nama Mattia Destro untuk melengkapi barisan depannya.
Striker AS Roma itu sudah pernah bermain untuk Italia di level U-21 dan juga senior. Musim ini, striker berusia 22 tahun itu sempat absen selama enam bulan setelah mengalami cedera pada lutut kiri. Cedera itu didapatnya saat memperkuat Italia pada Euro U-21 pada Juni 2013.
Di musim 2013-2014, Destro telah mencetak enam gol dalam sebelas kali penampilannya bersama Roma di Serie A. Setelah cedera, dia main pertama kali untuk Roma pada Desember 2013. Meski demikian, saat menjalani debut di musim 2013-2014, Destro langsung mencetak gol ke gawang Fiorentina.
Dia hadir sebagai solusi bagi badai cedera yang sempat menghantam barisan depan Roma. Pada periode Desember hingga awal Januari, Pelatih Roma Rudi Garcia sempat dipusingkan dengan cedera yang dialami Francesco Totti dan Gervinho. Saat keduanya kembali ke lapangan, Garcia tak menyingkirkan Destro yang tampil konsisten, sebagai starter atau pengganti.
“Dia punya kualitas, dia adalah pencetak gol yang subur, dia punya naluri mencetak gol dalam darahnya, tapi saya mengharapkan konsistensi darinya, seperti yang akan diharapkan oleh pelatih timnas,” ujar Garcia seperti dikutip Football Italia.
“Anda tidak bisa menilai pemain karena dia bagus hanya dalam dua bulan, dia harus bekerja keras di lapangan dan menunjukkan karakter dan kualitasnya, jadi kami akan sedikit mendorongnya karena untuk kebaikan Roma dan Italia, dia bisa menjadi pemain utama,” imbuhnya.(ady/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.