Tangsel Target Penjualan Ganja

Pelajar dan Mahasiswa Jadi Kaki Tangan Bandar Ganja
PAMULANG,SNOL Demi uang ja­jan, YT (17), anak di bawah umur nekad mengedarkan ganja di Pamu­lang Kota Tangerang Selatan (Tang­sel), Selasa (3/4). Tak hanya dia, ada empat pelaku pengedar lainnya yang beraksi di daerah serupa.
YT yang masih bersekolah di salah satu SMA swasta di Kota Tangsel itu, mengaku menjadi pengedar ganja baru beberapa bulan saja. “Baru be­berapa bulan sih. Lumayan buat tam­bah-tambah uang jajan dan makan,” akunya sembari tertunduk saat dite­mui di Polsek Pamulang, Selasa (3/4).
Saat ditangkap pada Minggu (2/3) lalu, YT tak sendiri, dia berperan ber­sama RH (23) untuk mengantarkan enam paket ganja kering ke Jalan Salak Raya Kelurahan Pondok Ben­da, Kecamatan Pamulang. Keduanya pun tertangkap saat Polsek Pamulang mendapatkan informasi bahwa akan ada transaksi jual beli ganja di sekitar jalan tersebut, atau tepatnya di dekat Kolam Renang Tasya.
Kapolsek Pamulang, Kompol Dod­dy Ferdian Sanjaya mengatakan, se­lain YT dan RH, dalam kurun waktu dua minggu kepolisian berhasil mengamankan tiga pelaku lainnya di dua tempat berbeda.
“Sehari sebelumnya atau pada Sab­tu (1/3), tertangkap DE dan AT, di Jalan Angsana Kelurahan Pamulang Timur, tengah berkendara motor. Saat digeledah, di saku celana keduanya, terdapat 11 paket ganja kecil yang siap edar,” tuturnya.
Dari identitas pelaku, keduanya tercatat sebagai mahasiswa di Seko­lah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid di Kota Tangsel. Dari penyelidikan awal, ungkap Kompol Doddy, keduanya sering melakukan pengeda­ran ganja di sekitar kampus dan juga sekolah yang ada di kota tersebut.
Dan tangkapan terakhir, pada Senin 17 Februari lalu. Bertempat di Jalan Ariya Putra, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, diamankan SA (20) yang kedapatan membawa 880 gram paket ganja kering yang su­dah terbungkus rapih.
Pada saat penangkapan, terang Doddy, SA sempat melakukan per­lawanan. “Dia menyerang petugas kami, memberontak juga. Untungnya petugas saat itu bisa menangani,” ka­tanya. Sehingga total keseluruhan, dalam kurun waktu 2 minggu, petu­gas Polsek Pamulang berhasil mengamankan 1 kilogram lebih ganja kering siap edar.
Mirisnya, dari tempat pengeda­ran favorit, sekolah dan kampus lah yang menjadi tempat incaran para pengedar narkoba jenis ganja itu. “Makanya kami akan perketat lagi penjagaan daerah tersebut. Juga me­minta kerjasama pihak sekolah dan orangtua agar melaporkan berbagai kegiatan yang mencurigakan,” pung­kas Doddy. (pramita/hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.