Ahok Berniat Menjadi Mendagri

JAKARTA,SNOL Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama memendam keinginan menjadi menteri dalam negeri. Jika Jokowi terpilih menjadi presiden dan dirinya ditawari duduk di kabinet, pria yang akrab disapa Ahok ini akan langsung bilang dia memilih posisi Mendagri.
Keinginan Ahok ini membuat publik di dunia maya geleng-geleng.
Akun @ReztiCempaka di twitter bingung kalau Jokowi dan Ahok sama-sama meninggalkan Jakarta. “Terus yang mengatur Jakarta siapa?” kicau akun @rausanfiker.
Akun @gula_sabu terlihat sangat marah. Dia bahkan sempat mengeluarkan kata makian untuk Ahok. “Pokoknya janji kampanye cuma omong doing aja,” timpal akun @Kei_Sukmawan.
Sedangkan akun @giofedi menyindir dengan kata-kata seolah tidak ambil pusing. “Atur aja, punya kalian kok,” cetusnya.
Akun @Oziee03 dan @pratiwi_ap meminta Jokowi dan Ahok untuk tidak meninggalkan Jakarta dulu. Jokowi-Ahok harus lebih dulu menuntaskan masalah Jakarta seperti banjir dan macet.
Kalau Jokowi-Ahok benar-benar maju di pusat, akun @ivanchai3 mengaku akan sangat kehilangan. “Jakarta tidak asih lagi. Nggak ada blusukan dan marah,” kicaunya.
Tapi, ada juga tweeps yang mendukung keinginan Ahok. Akun @LordMinoru sepertinya mendukung keinginan Ahok ini. Dia menduga, keinginan Ahok ini didasari dari kegerahan dengan ormas-ormas yang sering banyak membuat omar.
Dia bahkan tetap mendukung Ahok kalau mau menjadi menteri agama. “Menteri agama aja, beresin pendidikan agama dan mafia haji.”
Ahok memang terang-terangan dalam mengungkapkan ambisinya. Dia pernah bilang mau jadi presiden. Lalu, dia juga mau kalau diminta Gerindra menjadi wapres pendamping Prabowo Subianto. Terakhir, kalaupun dia tidak maju di pilpres dan Jokowi yang jadi presiden, Ahok “menurunkan” ambisinya dengan cukup menjadi Mendagri. “Misalnya ditawari menteri, aku mau jadi Mendagri,” ucapnya, Kamis lalu (6/3).
Kenapa mau menjadi Mendagri? Kata Ahok, dirinya ingin mengawasi perencanaan keungan daerah di seluruh Indonesia. Agar pembangunan berjalan transparan, dia akan mensyaratkan semua daerah menggunakan sistem e-budgeting dalam penyusunan keuangan. Jika tidak dia tidak akan menyetujui anggaran daerah tersebut.
Gamawan Fauzi, Menteri Dalam Negeri saat ini tidak masalah dengan keinginan Ahok. Gamawan ikut mendukung. “Kita amini saja keinginan Ahok,” ucapnya, sehari kemudian.
Bagi Gamawan, jalan apa yang akan dipilih Ahok adalah keputusannya pribadi. Mau menjadi gubernur menggantikan Jokowi boleh, mau menjadi mendagri menggantikan dirinya juga silakan.
Gamawan juga tidak khawatir dengan kekosongan kepemimpinan di Jakarta jika Jokowi jadi presiden dan Ahok menjadi mendagri. “Kalau memang itu menjadi kenyataan, tidak perlu menjadi masalah, karena aturannya sudah ada,” ucapnya. (dem/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.