Audit Laporan Dana Kampanye Partai dan Caleg

JAKARTA,SNOL Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta mengaudit dana laporan kampanye partai politik dan calon anggota legislatif dengan membentuk tim auditor independen yang berasal dari eksternal.
“Harus ada audit independen yang dibentuk KPU,” ujar Koordinator Invenstigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi, dalam diskusi Empat Pilar MPR ‘Akuntabilitas Dana Pemilu’ di gedung MPR, Jakarta, Senin (10/3).
Dia menengarai banyak partai politik ataupun caleg yang memanipulasi laporan dana kampanye. Indikasi ini terlihat dari jumlah total dana kampanye yang dilaporkan parpol dengan uang yang beredar di Bank Indonesia. Uchok menduga uang yang beredar selama ini di masyarakat berasal dari uang kampanye.
“Total dana kampanye parpol yang dilaporkan KPU berjumlah Rp 1,9 triliun. Namun, sejak Januari 2014 uang BI yang beredar di masyarakat sudah mencapai hampir Rp 500 triliun. Saat ini belum ada pengadaan barang jasa, belanja modal, tapi uang sudah banyak beredar di masyarakat,” jelas Uchok.
Meski begitu, Uchok memaklumi bahwa partai politik berada dalam posisi dilematis soal laporan dana kampanye. partai yang laporan dananya besar sering dicurigai masyarakat. Padahal, seharusnya, makin besar laporan dana kampanye menjadi indikasi partai tersebut mendekati kejujuran.
“Partai yang semakin besar laporannya itu semakin jujur. Tapi, di sisi lain publik juga semakin curiga, uang itu dari mana,” demikian Uchok.(wah/ysa/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.