Sekretaris Korpri Tangsel Nyabu

Ditangkap Bersama Tiga Orang Rekannya
BALARAJA,SNOL Wajah korps pegawai negeri (Kor­pri) Kota Tangerang Selatan tercoreng. Sekretaris Korpri Tangsel, Murhaedi (54) di­tangkap anggota reserse mo­bil satuan Narkoba Polres Tigaraksa saat asyik berpesta sabu dengan tiga temannya, Minggu (9/3) malam.
Pria yang juga pegawai negeri sipil golongan 3B di Pemkot Tangsel itu berpesta sabu di rumah temannya di wilayah Balaraja Kabupaten Tangerang. Penangkapan itu bermula saat adanya laporan dari masyarakat di wilayah Balaraja. Polisi lang­sung melakukan pemantauan dan pengembangan ke lokasi. Sekitar pukul 23.50 Wib, polisi menggerebek rumah tersangka JN (50). Di sana polisi me­nangkap SR (34), OT (34) dan MH (54).
Mereka tertangkap tangan tengah mengkonsumsi sabu secara bersama-sama. Polisi juga mengamankan 0,40 gram sabu dan alat penghisapnya. Sabu seberat 0,4 gram itu di­beli dengan harga 800 ribu rupiah. Keempatnya kemudi­an dibawa ke Mapolres Kota Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kepada petugas, mereka mengaku membeli barang haram tersebut dari se­orang bandar sabu di wilayah Tangerang.
“Iya betul pegawai negeri itu sedang kami mintai keterangan bersama ketiga ter­sangka lainnya. Keempatnya ditangkap saat mengkonsum­si sabu di rumah salah satu tersangka di Balaraja. Kemu­dian kami juga sudah men­gantongi identitas pengedar sabu yang menyuplai mereka. Sementara kasus ini masih da­lam pemeriksaan lebih lanjut untuk dikembangkan,” kata Kasat Narkoba Polres Kota Tangerang, Kompol I Gede Gothia, Senin (10/3).
Humas Pemkot Tangsel Dedi Rafidi pun mengaku su­dah mendengar kabar terkait tertangkapnya Murhaedi. Na­mun secara resmi, baik surat pemberitahuan dari Polresta Tangerang, belum diterima oleh Pemkot Tangsel.
“Ini kan masuknya jalur hukum, diserahkan ke ra­nah hukum saja,” ujar Dedi. Dia membenarkan, bila yang tertangkap tersebut adalah Murhaedi, seorang PNS Kota Tangsel pejabat esselon 3b, yang tengah menjabat seba­gai Sekretaris Korps Pegawai Negeri (Kopri) Kota Tangsel.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Erwin Gemala Pu­tra, mengaku belum mend­engar informasi penangka­pan Murhaedi, terkait kasus penyalahgunaan narkotika. “Belum, kami belum menda­pat informasi tersebut,” ung­kapnya. Justru, BKPP masih menunggu laporan dan hasil penyelidikan dari Polresta Tangerang. Kalau memang nantinya terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika, maka langkah selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat Tangsel.
“Nanti, Inspektorat Tangsel akan memberikan rekomen­dasi hasil pemeriksaan,” kata Erwin. Setelah ada rekomen­dasi dari Inspektorat Tangsel, nantinya akan ada tim lagi yang mengambil keputusan. Tim tersebut, jelas Erwin, berasal dari Inspektorat, bagian Kepe­gawaian pada BKPP, DPPKAD dan unsur Bagian Hukum.
“Akan ditentukan sesuai den­gan tingkat kesalahannya dan dilihat juga sejauh mana jasa dia di Pemkot Tangsel,” ungkapnya. Erwin menuturkan, terkait pem­berian sanksi, Pemkot Tangsel akan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No 53 Tahun 2010, tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). (aditya/pramita/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.