Ketagihan Curi Poin

Persija v Persita
TANGERANG,SNOL Persita tengah on fire saat melakoni partai tandangnya ke Jakarta, bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (12/3). Anak asuh Arcan Iurie berada dalam ke­percayaan diri tinggi setelah di partai tandang sebelumnya mampu mencuri kemenangan dari Semen Padang. Meng­hadapi Persija di kandangnya, Pendekar Cisadane merasa optimis dapat kembali mencuri poin meski tidak didampingi suporter setianya.
“Semua kondisi pemain cukup prima. Memang tenggat waktu yang kita miliki sangat sebentar sepulang dari Padang. Tapi permasalahan kebugaran pemain su­dah bisa kita atasi. Bertandang ke Jakarta tidak ada pemain yang cedera,” ungkap Pariminarso, asisten manajer Persita, ke­marin. Meski semua pemainnya berada dalam kondisi yang prima, namun tim milik masyarakat Kabupaten Tangerang itu sudah dipastikan tidak akan ber­main dengan Gusripen Efendi. Gusripen mendapat larangan bermain setelah di partai sebelumnya mendapat kartu kun­ing kedua. Meski demikian, Pariminarso tidak merasa dipusingkan. “Absennya Gusripen masih ada Ledi. Jadi saya rasa tidak masalah,” sambungnya.
Dari catatan statistik kedua tim, Persija lebih diunggulkan dari Persita. Dari em­pat kali pertemuan, Persita baru bisa me­nahan seri dua kali dan dua sisanya be­rakhir dengan kekalahan. Meski catatan rekor pertemuan tidak menguntungkan Persita, Pariminarso menanggapi santai.
“Buktinya di Padang kita bisa me­nang,” tegasnya. Disinggung soal strategi yang akan digunakan Pendekar Cisadane, Pariminarso akan menyesuai­kan dengan lawan yang akan dihadapi. Sebab menurutnya, setiap lawan tentu­nya memiliki kekuatan yang berbeda di setiap pertandingan. “Persija tentunya akan bermain percaya diri di kandang­nya. Kita sudah pelajari kelemahannya. Semoga kita bisa maksimal di pertand­ingan besok (hari ini),” paparnya.
Pertemuan Persija dengan Persita sekaligus menjadi pertandingan reoni bagi Leo Saputra. Sebagaimana dike­tahui, Leo Saputra merupakan pemain yang pernah membela Persija Jakarta sejak musim 2008. Meski akan berhada­pan dengan tim yang pernah dibesutnya, Leo mengaku tidak mengenal kata kom­promi untuk membuat timnya meme­nangi pertandingan.
“Komunikasi saya bersama para pemain Persija masih baik sampai saat ini. Saya sudah tidak sabar ingin berhadapan den­gan mereka besok (hari ini),” ujar Leo.
Di sisi lain, Benny Dollo, pelatih Per­sija Jakarta akan menginstruksikan anak asuhnya untuk mewaspadai ke­bangkitan anak-anak Tangerang. Selain itu, pria yang akrab disapa Bendol itu sudah membenahi segala kele­mahan timnya saat Per­sija ditahan imbang dari Sriwijaya, Min­ggu lalu.
“Motivasi Persita sedang bagus. Ten­tunya kita waspada terutama lini depan­nya yang memiliki kecepatan,” ungkap Bendol. (mg15/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.