3.921 KK Kebagian Lisdes Gratis

BEKASI,SNOL Ribuan Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di sembilan kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi, akan mendapatkan sambungan listrik pedesaan (Lisdes) pada tahun 2014 ini. Selama ini wilayah pesisir utara itu sama sekali belu menerima aliran listrik.
Kesembilan daerah yang mendapat pasokan listrik itu, yaitu Kecamatan Bojongmangu, Muaragembong, Sukatani, Cikarang Timur, Tambelang, Cibarusah, Tarumajaya, Tambun Utara, dan Babelan.
Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Bekasi, M A Supratman mengatakan, tahun ini, pihaknya mengalokasikan Lisdes sekitar 3.921 sambungan. Sambungan ini diberikan kepada masyarakat yang rumahnya sama sekali belum menerim aliran listrik.
Pemasangan aliran listrik kepada masyarakat itu tidak dipungut biaya atau gratis. Bahkan, Supratman berharap, masyarakat yang menerima lisdes untuk tidak membayar kepada oknum yang meminta bayaran. “Lisdes itu gratis, bila ada yang diminta, laporkan saja kepihak berwajib,” kata Supratman, kemarin.
Di wilayah Kabupaten Bekasi khususnya sebelah utara banyak masyarakat yang rumahnya belum teraliri listrik. Sementara, untuk daerah Selatan sudah cukup banyak. Sehingga untuk lisdes ini difokuskan pada seluruh wilayah yang berada di setiap pelosok Bekasi.
Mereka yang belum teraliri listrik masih menumpang ke tetangga. Banyak warga yang belum menikmati aliran listrik karena pertambahan penduduk yang terus meningkat. ”Bantuan itu berupa pemasangan tiang jaringan listrik, instalasi rumah, dan sambungan rumah,”ujarnya.
Ke 3921 sambungan lisdes itu, kata dia, anggaranya dialokasikan sebesar Rp 5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014. Untuk itu, diharapkan pada tahun ini bisa terserap sesuai anggaran yang di alokasikan dan tidak bermasalah.
Menurutnya, Kabupaten Bekasi pada tahun sebelumnya juga mendapatkan sambungan listrik dari Pemprov Jawa Barat. Distribusi listrik ini dibagi ke sejumlah kecamatan yang penduduknya belum seluruhnya menerima aliran listrik. ”Karena banyak warga kami yang belum teraliri listrik,” imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), BPLH Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman menambahkan, untuk pelaksanaan program lisdes nantinya tak lagi melalui penunjukan langsung (PL) tetapi dengan proses mekanisme lelang. ”Pelaksanaan diserahkan kepihak ketiga,” tambahnya.
Kedepanya, kata dia, pihak ketiga yang melaksanakan mulai dari perencanaan hingga pemasangan instalasi tidak lagi terpisah-pisah karena di bidang ESDM hanya memiliki tenaga 4 orang pengawas saja. “Ini untuk menghindari permasalahan ditahun sebelumnya,” tandasnya. (dny/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.