Perusahaan Plat Merah Menangi Tender Cikande Interchange

SERANG,SNOL PT Pembangunan Perumahan (PP) secara resmi menjadi pemenang tender pembangunan Interchange senilai Rp177 miliar. Proyek ini merupakan satu dari delapan mega proyek unggulan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Serang 2010-2015, yang berlokasi di Kecamatan Cikande.
PT PP ini merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang, Ismanto Ismail membenarkan hal tersebut. Dalam situs lelang elektronik atau LPSE sudah terupdate semua, dimana PT PP sebagai pemenang tender pembangunan interchange Cikande dengan kategori pekerjaan konstruksi.
Adapun nilai penawarannya Rp133.880.000.000 dan harga terkoreksi Rp133.879.979.000 dari pagu Rp177.424.485.000. “Penawaran tersebut lebih rendah dari yang diajukan dua perusahaan lainnya yang mengikuti tahapan penawaran,” ujar Ismanto di Serang, Kamis (20/3).
Dua perusahaan lain tersebut adalah PT Hutama Karya dengan penawaran Rp143.954.145.000 dengan harga terkoreksi Rp143.954.614.000. Sedangkan satu perusahaan lagi, PT Brantas Abipraya dengan penawaran Rp144.344.700.000 dan harga terkoreksi sebesar Rp155.581.952.000.
Selain diumumkannya pemenang pelaksana fisik pembangunan interchange, dalam situs www.1pse.serangkab. go.id juga diumumkan pemenang dalam tender jasa pengawasan pembangunan interchange Cikande yang dimenangi oleh PT Multi Phi Beta, dengan skor kualifikasi 95,0 dan skor teknis 91,97. Sedangkan penawaran dan harga terkoreksi yang dilayangkan perusahaan tersebut sebesar Rp1.909.572.000 dari pagu Rp1.978.113.000.
Setelah pengumuman dijadwalkan, para pemenang tender akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni berupa penyerahan surat penunjukan penyedia barang dan jasa pada 25 maret, dan penandatanganan kontrak pada 26 Maret hingga 1 April mendatang.
Pihaknya berharap agar proyek tersebut bisa segera direalisasikan mengingat sebelumnya pernah mengalami gagal lelang. Oleh karena itu pihaknya juga sudah menjadwalkan agenda pemberian surat penunjukan penyedia barang dan jasa yang selanjutnya diikuti oleh penandatanganan kontrak.
“Tahun ini interchange dipastikan bisa dimulai pengerjaannya. Kemudian akan dikordinaksan dnegan Pemprov dan pihak perusahaan di empat kecamatan,” tutur Ismanto. (arif/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.