Walikota Sayangkan Sikap Dirut RSUD

TANGERANG, SNOL Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menyayangkan sikap Dirut RSUD Kota Tangerang Ati Pramudji yang selalu beralasan kekurangan tenaga non medis dalam memberikan pelayanan. Menurut Arief, sebenarnya kekurangan tenaga di RSUD tersebut berapa orang coba dievaluasi di masing-masing bagian sehingga dapat lihat berapa kekurangannya. “Saat inikan operasional RSUD belum maksimal, dikarenakan masih terkendalanya obat-obatan yang masih proses lelang. Jadi kami minta pihak RSUD untuk bekerja secara profesional dengan kondisi keterbatasan ini,” ujar Arief, Kamis (27/3) malam.
Dijelaskan Arief, saat ini pegawai RSUD sudah mencapai 450 orang sementara ruang rawat inap baru dibuka 60 kamar. Namun demikian katanya Pemkot Tangerang akan segera memenuhi kekurangan tenaga non medis ini. “Seharusnya dengan jumlah 450 orang tersebut sudah bisa mencukupi, tapi ternyata tidak. Kami minta kepala BKPP, untuk segera menambah kekurangan dengan mengoptimalkan pegawai TKS di kelurahan,” ucapnya.
Arief meminta RSUD segera dioperasikan secara maksimal karena Pemkot Tangerang setiap bulannya telah memberikan gaji para pegawai itu sebesar Rp 4 miliar. “Jika ditambah lagi 250 pegawai sesuai yang diajukan RSUD, anggaran untuk gaji saja bisa mencapai Rp 6 miliar. Inikan tidak sebanding dengan pelayanan yang kurang maksimal dari RSUD,” pungkasnya. (jojo/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.