KPK Periksa 5 Perusahaan Swasta Terkait Alkes Banten

JAKARTA,SNOL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima perusahaan swasta yang bergerak bidang kesehatan hari ini (Kamis, 3/4).
Kelima perusahaan itu merupakan rekanan dalam pengadaan alat kesehatan (alkes) di Provinsi Banten.
Pemanggilan dilakukan pada pewakilan masing-masing perusahaan untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi. Mereka diduga mengetahui informasi perihal kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana alat kesehatan di Provinsi Banten.
Kelima orang dari masing-masing perusahaan ini adalah Direktur Utama PT Karsa Mandiri Alkesindo Lasino, Medika Merry Oktarina dari PT Indofarma Global, Irian Purwanto dari PT Midtek, Donnianus Robby dari Marketing PT Matesu Abdi, serta Vengky dari PT Mega Pratama Medicalindo.
Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha menjelaskan bahwa pemanggilan itu dilakukan untuk membongkar lebih jauh kasus korupsi pengadaan sarana dan prasarana alkes di Provinsi Banten yang menjerat suami Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Tubagus Chaeri Wardana (TCW) dan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah (RAC).
“Dia (Lasino) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TCW. Merry dipanggail sebagai saksi untuk TCW, sementara Irian Purwanto, Donnianus Robby serta Vengky dipanggil sebagai saksi untuk tersangka RAC,” kata Priharsa di gedung KPK, Jakarta Selatan.
KPK sebelumnya juga telah memeriksa sejumlah pihak yang juga berasal dari perusahan yang bergerak di bidang kesehatan tersebut. Namun Priharsa sendiri tak mengetahui keterkaitan sejumlah saksi yang diperiksa dengan korupsi alkes di lingkungan dinas kesehatan Banten tersebut.
“Yang pasti, mereka dipanggil guna melengkapi berkas penyidikan,” tandasnya.(johan/mel/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.