PT Krakatau Wajatama Pekerjakan Lagi 300 Buruh

Dua Hari Didemo

CILEGON,SNOL—Permintaan ratusan buruh outsourcing PT Krakatau Wajatama (KW) akhirnya dipenuhi Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi. Orang nomor satu di Kota Baja itu memediasi Serikat Buruh Krakatau Wajatama (SBKW) dengan manajemen perusahaan di kantornya, Kamis (03/4).

Polemik yang terjadi pada anak perusahaan PT Krakatau Steel tersebut berawal dari pengakuan pailit yang terjadi di PT KW sejak akhir 2013 lalu dan berujung pada keputusan direksi untuk memberhentikan 300 karyawan outsourcing.

“Keputusan untuk memberhentikan karyawan merupakan keputusan yang berat bagi kami, tapi sikap tegas harus kami ambil segera untuk penyelamatan perusahaan sebelum terperosok lebih dalam,” ujar Setiawan Dirut PT KW, saat menyampaikan penjelasan tentang kondisi perusahaan ketika mediasi dengan SBKW dan walikota.

Risih dengan kondisi yang mulai tidak terkendali, Walikota Iman Ariyadi mengambil langkah strategis dengan mengumpulkan semua pihak untuk berunding dan mencari solusi yang bisa menuntaskan problem pelik tersebut. “Kondisi yang tidak kondusif, seperti yang terjadi seperti sekarang ini khawatir akan mengganggu kondusivitas dan kegiatan investasi di Kota Cilegon,” ungkapnya.

Atas nama kepala daerah, Iman meminta PT KW untuk menangguhkan PHK terhadap 300 karyawan outsourcing tersebut. Pihaknya menganggap Direksi PT KW telah melakukan pelanggaran hukum karena tidak melakukan perundingan dengan buruh atau vendor sebelum keputusan PHK diketuk palu. “PT KW harus menangguhkan keputusan PHK tersebut sebelum ada hasil audit dari tim independen dan perusahaan dinyatakan pailit,” ujar Iman.

Permasalahan antara SBKW dan Direksi PT KW menemui titik temu ketika Dirut perusahaan produsen baja untuk beton tersebut mau memperpanjang kontrak dengan kedua vendor yang menaungi 300 buruh outsourcing yang bekerja untuk pabrik itu, yaitu PT Bangun Cipta Security (BCS) dan PT Saba Pratama. Kini buruh outsourcing PT KW tinggal menunggu keputusan dari hasil perundingan antara direksi PT KW, perusahaan vendor dan Pemkot Cilegon untuk menentukan mekanisme dan jumlah karyawan yang bisa dipekerjakan kembali.

Seperti diberitakan, sudah dua hari lalu ratusan buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tergabung dalam SBKW menggelar aksi demo, Selasa dan Rabu (01-02/4). Mereka menuntut untuk dipekerjakan kembali di PT Krakatau Wajatama (KW) Cilegon. (mg-13/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.