Penanganan Kasus Panti Samuel Dinilai Lambat

KELAPA DUA,SNOL— Penanganan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan penganiayaan dan pelecehan seksual oleh Samuel Watulingas (50) terhadap anak asuhnya di panti asuhan The Samuel’s Home dipertanyakan. LBH Mawar Saron menilai setelah penetapan Samuel sebagai tersangka pada 3 Maret 2014, belum ada pemeriksaan lanjutan dari kepolisian.

“Kami menyesali lambatnya proses penyelidikan dan penyidikan kasus ini,” kata Jecky Tengens, Kuasa hukum LBH Mawar Saron, dalam siaran persnya, Kamis (3/4).

Proses penyidikan masih menyisakan banyak pertanyaan terkait belum jelasnya arah perkara kasus tersebut. Terlebih, Yuni yang juga istri Samuel hingga kemarin belum juga ditetapkan sebagai tersangka.

Keterlibatan Yuni dalam kasus ini sudah terang-benderang. Alat bukti berupa selang yang telah disita juga dinilai memperkuat penyidikan. Pihaknya sudah mengajukan beberapa saksi terkait dugaan penganiayaan oleh Yuni. Namun belum ada pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saksi dari kepolisian.

Pantauan di lokasi panti asuhan Samuel kemarin masih terlihat sepi. Lokasi gedung baru yang ada di Sektor 6 Blok GC 10 Nomor 1 Gading Serpong Kecamatan Kelapa Dua, tidak terlalu jauh dengan gedung lama Panti Asuhan The Samuel’s Home Jalan Kelapa Gading Barat Blok AG 15 nomor 17 Gading Serpong.

Seperti diberitakan, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) telah mengevakuasi puluhan anak asuh Panti Asuhan Samuel di Gading Serpong, Senin 24 Februari lalu. Panti Asuhan Samuel menjadi sorotan karena adanya laporan dugaan penyiksaan, penyekapan, dan eksploitasi anak. (Jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.