Bos Pabrik Open Dibunuh Secara Sadis dan Sangat Tidak Manusiawi

BALARAJA,SNOL— Kesal, marah dan hasrat ingin membalas. Seperti itulah yang terlihat dari raut wajah sejumlah keluarga yang turut menyaksikan proses reka ulang pembunuhan bos pabrik open, Li Kang, di PT Lin Chen China (LCC), di Jalan Raya Serang, KM 29, Kampung Ilat, RT.01/3, Desa Gembong Kecamatan Balaraja, kemarin.

Keluarga korban geram melihat sadisnya aksi pembunuhan yang dilakukan oleh para pelaku. Terlebih dalam reka adegan yang diperankan 4 pelaku, terkuak bahwa Warga Negara (WN) China itu tewas mengenaskan setelah kepalanya dihantam menggunakan lempengan besi oleh pelaku.

“Sadis, sangat tidak manusiawi. Kami minta pelaku dihukum setimpal,” kata Mr Eric, kerabat korban yang hadir didampingi penerjemahnya. Mr Eric mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, yang telah berhasil menangkap para pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Kabupaten, Kompol Siswo Yuwono mengatakan, dalam proses reka ulang terungkap bahwa motif pembunuhan itu berlatar belakang pencurian. Dalam kronologis pembunuhan itu tergambar dalam 39 reka adegan yang diperagakan 4 tersangka yakni Aman Jumanta (30), Miftahudin (27), Kardi (24), dan Sujai (19). Dan, pencurian direncanakan oleh Aman dan Miftahudin, yang berujung pembunuhan.

Adegan yang diperagakan mulai dari para tersangka masuk ke dalam pabrik, hingga terjadinya keributan dan pembunuhan, serta proses pengambilan uang untuk gaji karyawan PT LCC sebesar Rp 25 juta.

Dalam reka adegan tersebut, diketahui bahwa bos oven Li Kang dibunuh oleh Aman Jumanta dan Miftahudin. Karyawan dan mantan karyawan PT LCC yang juga paman dan keponakan itu membantai Li Kang hingga tewas menggunakan lempengan besi.

“Li Kang dibunuh karena memergoki kedua pelaku saat menyelinap masuk ke dalam pabrik,” ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Kabupaten, Kompol Siswo Yuwono.

Seperti telah diberitakan, misteri tewasnya Li Kiang, Production Manager di PT LCC di dalam pabriknya, 10 Maret lalu akhirnya terungkap. Jajaran Reskrim Polsek Balaraja, berhasil menangkap empat orang yang diduga pelaku pembunuhan tersebut.

Keempat pelaku antara lain Aman Bin Jumanta (30), Sujai (19) dan Kardi, tercatat sebagai warga Kampung Ampel, RT 02/06, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja. Sedangkan Miftahudin (27), warga Kampung Dangdeur, Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti.

Kanit Reskrim Polsek Balaraja, Iptu H Napitupulu mengatakan, pembunuhan terjadi setelah korban memergoki para pelaku masuk ke dalam pabrik melalui pintu belakang. Antara korban dan para pelaku sempat terjadi perkelahian, sebelum akhirnya korban tewas.

Hasil pemeriksaan terungkap, salah satu pelaku yakni Sujai diketahui masih berstatus pelajar di SMK Gema Bangsa, Kecamatan Cisoka. Remaja itu ikut ditangkap karena terlibat menjemput pelaku usai kejadian dari PT LCC di Jalan Raya Serang, KM 29, Kampung Ilat, RT 01/03, Desa Gembong Kecamatan Balaraja. “Saat ini, para pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Balaraja,” ujar Kanit Reskrim

Sebelumnya, WN China bernama Li Kang ditemukan tewas bersimbah darah dengan muka nyaris tak dapat dikenali di pabrik oven PT LCC. Di tubuhnya terdapat banyak luka. Jasad Li Kang pertama kali ditemukan oleh Yuliana, karyawan perusahaan itu sekitar pukul 08.00 WIB saat membuka pintu pabrik. Yuliana melaporkan kejadian itu ke pihak keamanan pabrik dan diteruskan ke polisi. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.