Pemilih Muda Jangan Golput

LEBAK, SN –Guna menekan tingginya angka golput di wilayah Kabupaten Lebak, berbagai cara dilakukan kelompok masyarakat. Salah satunya seperti yang dilakukan Ikatan Mahasiswa Lebak (Imala).  Mereka memanfaatkan masa tenang menjelang pemilihan umum legislatif (Pileg) 9 April besok, dengan membagikan brosur mengajak para pemilih muda agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

          “Sebelum masa tenang, kawan-kawan di wilayahnya memang sudah melakukan hal ini. Membagikan brosur ajakan untuk memilih, memberitahukan cara memilih yang sah dan tidak. Terutama yang penting adalah menjadi pemilih cerdas dengan melihat rekam jejak calegnya,” kata Ketua Umum Imala Feri Hermawan,  saat ditemui di Rangkasbitung, Senin (7/4),

          Informasi dari anggotanya di sejumlah wilayah Lebak, lanjut Feri,  masih ada warga terutama mereka yang berada di daerah pelosok, masih sangat minim pengetahuan bagaimana memilih yang benar. Bukan itu saja, kepercayaan para pemilih muda terhadap parpol dan wakil rakyat yang mulai luntur menjadi salah satu faktor sejumlah pemilih muda belum memiliki pilihan siapa wakil rakyat yang akan dipilihnya pada 9 April nanti.

          “Ini menjadi dorongan kami, bukan hanya memberikan pengetahuan cara memilih, melainkan menyampaikan pemahaman tentang pentingnya menggunakan hak suaranya, tapi lagi-lagi harus memilih dengan cerdas, terutama kepada kaum muda yang memang menjadi harapan sebagai pelopor perubahan dalam menciptakan produk pemilu (wakil rakyat-red) yang berkualitas,” ujarnya.

          Senada dikatakan Dudi, salah seorang anggota Imala yang juga ikut memberikan pemahaman kepada para pemilih muda. Kata dia, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Pemilu merupakan bukti tidak maksimalnya penyelenggara Pemilu dalam  mensosialisasikannya kepada masyarakat. Namun hal ini dimakluminya, karena jumlah penyelanggara pemilu ditambah dengan relawan demokrasi (relasi) yang tidak sebanding dengan luas dan medan wilayah di Lebak.

          “Untuk itu kami melakukan hal ini, dan memang tidak mudah menumbuhkan kepercayaan para pemilih muda untuk memilih. Ya wajar, karena tidak sedikit wakil rakyat yang justru mencederai hati masyarakat, salah satunya terlibat korupsi. Jadi kami berharap, caleg yang nantinya terpilih bisa benar-benar menjalankan amanah masyarakat. Kami yang juga berupaya mengembalikan kepercayaan itu, tentu akan kecewa jika nanti anda (wakil rakyat) melakukan tindakan yang kotor saat terpilih,” tegasnya.

          Sementara anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak, CR Nurdin mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan Imala. Menurutnya, peran mahasiswa dalam memberikan pemahaman kepada pemilih muda memang sangat membantu KPU. “Ya tentunya kami berharap upaya teman-teman mahasiswa bisa kontinyu sampai ke Pilpres (pemilihan Presiden-red) mendatang,” harapnya. (ahmadi/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.